Ratusan Atlet Cilik Berlaga di Artos Taekwondo Championship

Dilihat 209 kali
Taekwondo Championship 2026 digelar di Artos Mall Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Pemandangan di Atrium Armada Town Square (Artos) Mall Magelang, Minggu (7/6/2026) tampak berbeda dari biasanya. Jika akhir pekan biasa mall dipadati oleh pengunjung yang berbelanja atau bersantai, kali ini riuh teriakan penuh semangat dan hantaman pelindung badan mendominasi seisi ruangan. Ratusan anak berseragam putih khas taekwondo tampak memadati area mall, didampingi oleh keluarga yang setia memberikan dukungan.

Untuk pertama kalinya, sebuah kompetisi taekwondo bergengsi, Artos Taekwondo Championship 2026 digelar di dalam pusat perbelanjaan. Langkah inovatif ini sukses menyedot perhatian ratusan pengunjung mall yang spontan berhenti, berkerumun di sekitar pagar pembatas lantai, dan ikut bersorak menyaksikan aksi memukau para atlet yang bertanding di kategori poomsae (jurus) dan kyorugi (petarungan).

Ketua Panitia Pelaksana, Cahyono, dalam laporannya menyampaikan, kompetisi perdana di dalam mall ini diikuti 197 atlet yang tergabung dalam 17 klub. Para peserta berasal dari tiga wilayah, yakni Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Purworejo.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Manajemen Artos Mall, KONI Kabupaten Magelang, Disparpora, dan Dinas Pendidikan atas dukungan penuhnya," ujar Cahyo.

Ia menjelaskan, ajang ini sengaja digelar di pusat perbelanjaan untuk mengusung konsep sport tourism. Selain membina prestasi olahraga Taekwondo sejak usia dini di Kabupaten Magelang, event ini terbukti ampuh mengundang antusiasme tinggi dari orang tua dan atlet untuk berkunjung dan menikmati atmosfer Magelang, khususnya Artos Mall.

Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Magelang, R. Giyat Sasmoyo. Ia memuji langkah manajemen Artos Mall yang membuka diri dan memfasilitasi kegiatan olahraga ini secara total. KONI berharap kejuaraan ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat.

"KONI berharap kejuaraan ini bisa masuk dalam calendar event tahunan resmi di Artos Mall. Kami juga siap bekerja sama lebih lanjut untuk menyelenggarakan kejuaraan dari cabang olahraga lainnya yang memungkinkan digelar di dalam mall," ungkap R. Giyat Sasmoyo.

Kepada para atlet, pelatih, dan wasit, ia mengimbau agar seluruh perangkat pertandingan menjalankan tugas dengan profesional dan selalu menjunjung tinggi sportivitas.

"Kami berharap ajang usia dini ini dapat menelurkan atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu berprestasi dan membawa nama baik Kabupaten Magelang maupun eks-Karesidenan Kedu," harapnya.

Acara kompetisi ini dibuka Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Disparpora Kabupaten Magelang, Anni Syarifah. Dalam sambutannya, Anni menyoroti dampak domino (multiplier effect) yang luar biasa dari perpaduan olahraga dan pariwisata ini.

"Kejuaraan berbasis sport tourism seperti ini sangat baik karena memberikan dampak domino yang positif terhadap sektor lain. Mulai dari peningkatan kunjungan mall, penguatan ekonomi daerah, hingga menghidupkan pusat perbelanjaan di kawasan strategis," jelas Anni.

Disparpora menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembinaan atlet Taekwondo yang berjenjang, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA. Menutup sambutannya, Anni memberikan pesan menyentuh dan motivasi membakar semangat bagi para Taekwondo cilik.

"Bagi atlet yang berhasil menang, diharapkan tetap rendah hati dan bersyukur. Bagi yang belum menang, jangan menangis. Tetap semangat, dan jadikan pengalaman berharga ini sebagai acuan untuk lebih giat berlatih di kemudian hari," pesannya.

Peresmian kompetisi ini ditandai dengan ketukan mic dan pernyataan resmi dari Kabid Pemuda dan Olahraga. Hingga sore hari, atmosfer pertandingan masih terasa hangat. Sorak-sorai penonton pecah.

Artos Taekwondo Championship 2026 tidak hanya menjadi panggung unjuk gigi para atlet muda, tetapi juga bukti nyata bahwa mall bisa bertransformasi menjadi ruang publik yang melahirkan pahlawan-pahlawan olahraga masa depan.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang