Gerakan Serentak dan Masif Penyemprotan Disinfektan Cegah Covid-19

Dilihat 2593 kali
Persiapan Gerakan Serentak dan Masif Penyemprotan Disinfektan Untuk Meminimalisir Tingkat Penyebaran Covid-19 Di wilayah Kabupaten Magelang.
BERITAMAGELANG.ID - Apel gerakan serentak dan masif penyemprotan disinfektan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang digelar di halaman Polres Magelang, Selasa (31/3).

Apel diikuti lintas sektoral, diantaranya jajaran Polda Jateng, BPBD Kabupaten Magelang, Kodim 0705/Magelang, Damkar dan unsur lainnya.

Kapolres Magelang, AKBP Pungky Bhuana Santoso, memimpin apel tersebut. Dengan formasi peserta apel mengambil jarak satu meter sebagai bentuk phsyical distancing.

Kapolres Pungky menyampaikan, tidak ada yang tahu bentuk virus corona, tapi kita fokus pada tujuan, agar keringat tidak jatuh dengan sia sia.

"Mematikan virus dengan disinfektan atau mati sendiri. Penyebaran virus kontak dengan manusia dan manusia dengan lingkungan yang tidak steril 

Manusia akan kontak dengan lingkungannya, nah inilah yang akan kita semprot," ucap Pungky.

Di samping itu, semprotan diarahkan ke benda atau tempat. Sudah ada 200-an Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam kegiatan ini.

"Kekuatan kita tidak mampu semprot keseluruhan karena target hari ini 1.000 titik, tetapi ajak masyarakat untuk menyemprot dengan alat pelindung diri, masker kain juga bisa," ajak Pungky.

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Jateng, Kombespol Budi Yuwono menyampaikan, hukum tertinggi adalah keselamatan rakyat, hari ini penyemprotan serentak. Situasi terburuk akan ditingkatkan menjadi karantina wilayah. 

"Pemerintah siapkan perangkat lunak undang-undang. Sedangkan aparat menjadi ujung tombak, meskipun kita tidak mengharapkan hal itu terjadi. Semoga pandemi ini segera berakhir," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 📊 Data akurat, pembangunan makin tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Bimtek Pelatihan Operator Data Desa Tahun 2026 untuk memperkuat kapasitas operator desa dalam menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan terintegrasi. Melalui pelatihan ini, para operator desa dibekali pemahaman dan keterampilan teknis sebagai bekal mendukung pendataan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan, pembangunan, pelayanan publik, hingga penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran. Karena pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang baik. 💪📈 #Magelang #Desa #Data #PelayananPublik ♬ original sound - kominfomagelang