KPU Magelang Verifikasi Data Pemilih di Luar Negeri

Dilihat 38 kali
Tim Coktas KPU Magelang didampingi Bawaslu saat Verifikasi Keberadaan Pemilih yang masih berada di Luar Negeri

BERITAMAGELANG.ID - KPU Kabupaten Magelang kembali melaksanakan Coktas (Pencocokan dan Penelitian Terbatas) Serentak Tahap III, menyasar pemilih yang masuk kategori pemilih berada di luar negeri, sebagai salah satu upaya memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan berkualitas, Kamis (18/6/2026).

Lokus Coktas kali ini berada di 11 desa, tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Salaman, Borobudur, Srumbung, dan Salam. KPU Kabupaten Magelang menurunkan tiga tim Coktas yang bergerak langsung melakukan verifikasi data pemilih sesuai sasaran yang telah ditentukan.

Hasil Coktas Tahap III ini, mayoritas pemilih sasaran Coktas diketahui masih berada di luar negeri. Mereka umumnya masih menetap di negara tujuan karena berbagai aktivitas, seperti bekerja dan atau sedang menempuh pendidikan atau tugas belajar.

Selain menemukan pemilih yang masih berada di luar negeri, tim Coktas KPU  juga menemukan pemilih yang sebelumnya tercatat sebagai pemilih luar negeri namun sudah kembali ke daerah asal. Salah satunya Sumadi, warga Dusun Cawakan, Desa Srumbung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Kepada Tim Coktas KPU, Sumadi mengaku bekerja di Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam sejak 2016. Pada tahun ini ia harus kembali pulang ke Magelang karena masa kontrak kerja selesai. Saat ini Sumadi sudah berada di kampung halaman sambil menunggu panggilan kerja berikutnya.

"Sudah sekitar 10 tahun saya bekerja di Brunei. Tahun ini kontrak kerja sudah selesai, jadi saya pulang dulu ke Magelang sambil menunggu informasi untuk kembali bekerja. Coktas KPU ini menurut saya bagus, data pemilih bisa diperbarui sesuai kondisi dilapangan," ujar Sumadi.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati menyampaikan, Coktas Tahap III menjadi bagian penting dalam memastikan keberadaan pemilih luar negeri dapat terdata dengan benar.

"Coktas ini kita lakukan untuk memastikan data pemilih tetap sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Dari hasil pelaksanaan, sebagian besar pemilih yang menjadi sasaran masih berada di luar negeri dengan alasan bekerja atau sedang tugas belajar. Meski beberapa ada yang sudah kembali ke Magelang, seperti yang ditemukan di Srumbung," ungkap Siti Nurhayati.

Menurutnya, proses pencocokan tidak hanya sekadar memastikan keberadaan pemilih, tetapi juga memastikan elemen data kependudukan dan status pemilih sesuai dengan kondisi terkini.

"Pemutakhiran data pemilih merupakan pekerjaan bersama. Adanya data pemilih berkualitas setidaknya hak pilih masyarakat dapat terlindungi dan proses demokrasi dapat berjalan lebih baik," tambahnya.

Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik turut menegaskan, kegiatan Coktas Serentak menjadi bentuk komitmen KPU dalam mengupayakan tersusunnya data pemilih yang akurat.

"Kami terus berupaya menjaga kualitas data pemilih melalui proses verifikasi langsung. Pemilih yang berada di luar negeri tetap menjadi bagian penting dalam pemutakhiran data karena mereka memiliki hak pilih yang harus tetap terakomodasi," ungkap Ahmad Rofik.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Coktas, mulai dari jajaran penyelenggara, pemerintah desa, hingga masyarakat yang memberikan informasi terkait kondisi pemilih.

Pengawasan pelaksanaan Coktas Tahap III juga dilakukan oleh Bawaslu. Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Hafidh yang juga turun langsung membersamai Tim Coktas KPU, menyampaikan pengawasan dilakukan untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan prinsip akurasi, transparansi, dan prosedur yang berlaku.

"Kami melakukan pengawasan untuk memastikan Coktas berjalan sesuai aturan, terutama dalam memastikan data yang dicocokkan benar-benar berdasarkan kondisi di lapangan. Pemilih yang masih berada di luar negeri maupun yang sudah kembali harus mendapatkan perlakuan pendataan yang sama agar data yang dihasilkan benar-benar valid," kata Hafidh.

Coktas serentak ini masih berlanjut pada tahap IV, yang akan dilaksanakan Senin (22/6/2026).

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Bukan cuma admin medsos yang harus bisa bikin konten. 😎 Kontributor berita OPD juga perlu jago menulis, bercerita, dan mempublikasikan kinerja pemerintah agar informasi sampai ke masyarakat dengan jelas. Hari ini mereka belajar langsung di Kelas Belajar Humas #2. Karena kerja baik saja belum cukup… Kerja baik juga perlu dipublikasikan. ✨ #kelasbelajar #humas #magelang ♬ original sound - kominfomagelang