Siswa SD Jaga Lingkungan dengan Tanam Pohon dan Tebar Ikan

Dilihat 19 kali
Tasyakuran siswa kelas VI SDN di lingkungan Kecamatan Borobudur dengan tanam pohon dan melepas bibit ikan.

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 111 siswa kelas VI dari tujuh Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, menggelar kegiatan peduli lingkungan, dengan menanam pohon dan melepas bibit ikan. Kegiatan dilakukan di lemah urip Dusun Banjaran II, Desa Karangrejo, Borobudur, Jumat (15/5/2026).

Koordinator Penyelenggara Tasyakuran Kelas VI SDN 1 Borobudur, Suci Ratnawati mengatakan,  tujuan kegiatan ini adalah untuk media pembelajaran siswa kelas VI yang selesai menuntut ilmu di jenjang SD.

"Maka sebagai wujud rasa syukur, siswa kelas VI menyelenggarakan kegiatan cinta alam dengan cara menanam pohon, lepas ikan dan diakhiri makan bersama dengan menu makanan tradisional," jelasnya.

Jenis tanaman yang ditanam adalah pohon beringin, tabebuya, dan bibit tanaman klengkeng. Sedangkan bibit ikan yang dilepas di sungai, adalah jenis endemik sebanyak  24 kantong bibit ikan.

Kepala SDN 1 Borobudur, Solichin menambahkan, setelah para siswa menyelesaikan rangkaian ujian satuan pendidikan dan TKA,  serta ujian praktik sebagai wujud dari rasa syukur, dilakukan kegiatan yang bermanfaat terhadap kepedulian lingkungan.

"Yakni berupa kegiatan tanam pohon, tebar benih ikan yang nantinya merupakan investasi masa depan, berupa pelestarian lingkungan dan konservasi air," ujar Solichin. 

Melalui kegiatan peduli lingkungan yang ditanamkan sejak dini, anak-anak didik diharapkan dapat menjaga kelestarian alam.

Korwil Disdikbud Kecamatan Borobudur, Sahil menambahkan, kegiatan tasyakuran bagi siswa SDN kelas VI di lingkungan Kecamatan Borobudur sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.

"Semoga kegiatan positif peduli lingkungan ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya karena kegiatan peduli lingkungan dan pelestarian alam bagi anak-anak ini, sangat baik untuk terus ditanamkan," harapnya.

Kepala Desa Karanganyar, Suyanto mengapresiasi  kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak tingkat dasar ini.

"Kami mendukung penuh apa yang dilakukan anak-anak, dan ini sangat bagus dibandingkan kegiatan yang bersifat hura-hura," tegasnya.

Untuk itu, masyarakat diimbau tidak menggunakan potas saat menangkap ikan disungai,  agar ikan yang dilepas dapat tumbuh besar dan beranak, sehingga ekosistem sungai terjaga. Begitu juga bibit pohon yang ditanam, dapat tumbuh besar yang dapat menjadi peneduh.

"Dengan sdanya kegiatan ini, anak-anak dapat kesini beberapa tahun lagi guna melihat manfaat tumbuhan yang telah ditanam," kata dia.

111 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut yakni SDN Borobudur 1 (37 siswa), SDN Candirejo (8 siswa), SDN Ngadiharjo 1 (17 siswa), SDN Ringinputih 2 (8 siswa), SDN Tuksongo 1 (8 siswa), SDN Tanjungsari (13 siswa),  SDN Ngadiharjo 2 (13 siswa), dan SDN Karanganyar (7 siswa).

Kegiatan tersebut didukung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, Dinas Peternakan dan Perikanan, Korwil Disdikbud Kecamatan Borobudur, para pendamping, dan guru masing-masing sekolah, pengurus lemah urip, serta aparat Desa Karanganyar, Borobudur.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, resmi melepas keberangkatan 188 jemaah calon Haji kloter 16 dari halaman Kantor Setda Kabupaten Magelang dalam suasana penuh haru dan doa, Senin (11/5). Selamat menunaikan ibadah haji bagi seluruh jemaah, semoga perjalanan ini membawa keberkahan dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. #haji #hajimabrur #magelang ♬ original sound - kominfomagelang