BERITAMAGELANG.ID - Momen tahun ajaran baru selalu menjadi fase krusial yang dipenuhi campur aduk emosi, baik bagi anak maupun orang tua. Hari pertama masuk sekolah merupakan ujian emosional tersendiri bagi orang tua. Orang tua harus mampu mengelola emosi mereka dengan baik, sebab kecemasan yang dirasakan orang tua dapat menular dan berdampak langsung pada kondisi psikologis anak.
Hal tersebut diungkapkan Psikolog dari RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, Dyah Nining Setyaningsih Nurhayati, S.Psi., Psi., saat menjadi narasumber dalam program talkshow Jamus Gemilang di LPPL Radio Gemilang FM, Kamis (9/7/2026).
Dyah mengungkapkan, masuk sekolah untuk pertama kalinya bisa membuat anak merasa asing. Jika orang tua menunjukkan kepanikan atau keraguan, anak akan menangkap sinyal tersebut dan ikut merasa takut.
"Oleh karena itu, peran orang tua sangat krusial dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman," ungkap Dyah.
Esensi mengantar anak tidak boleh hanya berhenti sampai di depan gerbang sekolah. Orang tua diharapkan meluangkan waktu untuk turun, menemani, dan membangun interaksi positif dengan para guru serta sesama orang tua murid. Mengingat sekolah merupakan rumah kedua tempat anak menghabiskan hampir sepertiga waktunya setiap hari, keselarasan antara lingkungan rumah dan sekolah mutlak diperlukan.
Kehadiran seorang ayah dalam momen penting ini dinilai bukan sekadar bantuan logistik atau transportasi semata.
"Lebih dari itu, pendampingan dari sosok ayah memberikan fondasi dukungan emosional, rasa aman, serta menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat bagi anak untuk menyambut masa depannya," lanjut Dyah.
Bagi anak yang memiliki kondisi medis khusus, seperti riwayat penyakit asma, momen hari pertama ini harus dimanfaatkan orang tua untuk berkomunikasi dengan pihak pengajar. Hal ini penting agar pihak sekolah dapat memberikan perhatian ekstra, seperti menempatkan posisi duduk anak jauh dari paparan debu atau pendingin ruangan langsung.
Untuk mewujudkan kesan pertama yang positif dan menyenangkan bagi anak, sejumlah poin penting yang harus dipersiapkan oleh orang tua jauh-jauh hari:
Hadirnya orang tua secara utuh di hari pertama terbukti membawa banyak manfaat jangka panjang.
"Anak-anak yang didampingi dengan baik cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, lebih percaya diri, mampu mengelola emosi dengan baik saat menghadapi tantangan, serta memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami masalah sosial di lingkungan barunya," ungkap Dyah.
Bagi masyarakat atau orang tua yang membutuhkan pendampingan, konseling tumbuh kembang anak, maupun pengelolaan kecemasan, RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang menyediakan layanan di Poliklinik Psikologi Klinis. Secara klinis, cakupan layanan psikologi yang umumnya dilayani meliputi:
Psikologi Anak dan Remaja:
Psikologi Dewasa dan Keluarga:
Bagi masyarakat Magelang dan sekitarnya yang membutuhkan layanan di tersebut, jadwal pelayanan Klinik Psikologi di RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang dengan jadwal sebagai berikut:
Senin-Kamis: 08.00 s.d. 13.00
Jumat: 08.00 s.d. 11.00
Sabtu: 08.00 s.d. 12.00
@kominfomagelang FORKAB Kabupaten Magelang 2026 resmi dibuka! Semangat sportivitas, kebersamaan memenuhi GOR Pakubumi, Sabtu (4/7/2926). Di balik serunya pertandingan, ajang ini juga menjadi seleksi bagi para pegiat olahraga masyarakat terbaik Kabupaten Magelang untuk melaju ke Festival Olahraga Daerah (FORDA) Jawa Tengah hingga Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS). 💪✨
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar