28 Negara Colombo Plan Akan Kunjungi Perpustakaan Muntilan dan Perpustakaan Desa Ngablak

Dilihat 983 kali

BERITAMAGELANG.ID-Perpustakaan Muntilan dan Perpustakaan Desa Ngablak Kecamatan Srumbung, menurut rencana akan mendapat kunjungan dari 28 negara yang tergabung dalam kelompok negara-negara Colombo Plan pada tanggal 6 Juli 2024.


Demikian diungkapkan oleh Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang, Amroni, S,H. di rumahnya pada hari Senin (15/4/2024).


Lebih lanjut Amroni menyampaika bahwa kunjungan dari delegasi Colombo Plan itu dilaksanakan dalam rangka study komparasi terhadap implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS). Selama ini Kabupaten Magelang dinilai komit dan konsisten dalam pelaksanaan program tersebut. Dengan pelaksanaan yang exist dan berhasil menginspirasi.


Rencana itu, katanya terungkap setelah diselenggerakannya rapat kordinasi (Rakor) yang diselenggarakan secara daring oleh Perpusnas RI pada tanggal 27 Maret 2024.


Agenda yang dibahas dalam rapat itu adalah rencana penyambutan Delegasi Colombo Plan dan dihadiri perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Propinsi Jawa Tengah, Dinas Perpustakaan Propinsi DIY, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang dan Dinas Perpustakaan Gunung Kidul.


Diungkapkan pada saat kedatangan delegasi Colombo Plan, Dispuspa menjadwalkan untuk mempertemukan delegasi Kolombo Plan dengan stakeholder TPBIS. Diantaranya dengan Bank Pasar 69 dan Bapak Kasihan dari kelompok Difabel.


Juga melaksananakan testemoni impack bersama Putri Amalia Asyafira (SMA Kota Mungkid), Priska Dwi Puji Astuti (Pengrajin sarung bantal) dan Bapak Ridwan (pengrajin bukensa : bubuk kentos salak).


Mengakhiri kunjungan di Kabupaten Magelang, Delegasi akan mengunjungi Perpustakaan Desa Muda Bakti di Desa Ngablak Srumbung.


Kolombo Plan merupakan organisasi yang berkembang dari sekelompok tujuh negara Commonwealth (Australia, Inggris, Kanada, Ceylon, India, Selandia Baru, dan Pakistan) menjadi organisasi antar pemerintah di luar negara persemakmuran. Hingga saat ini sidah 28 anggota termasuk negara-negara non Commonwealth.Terakhir masuk dalam kelompok negara ini adalah Chile pada tahun 2021.


Program Colombo adalah organisasi regional yang mencakup konsep upaya kolektif antar-pemerintah untuk memperkuat pembangunan ekonomi dan sosial negara-negara anggotanya di wilayah Asia Pasifik


Fokus utama dari semua kegiatan Colombo Plan adalah pada pengembangan sumber daya manusia.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar