BERITAMAGELANG.ID - Pagelaran wayang kulit menghadirkan Dalang Ki Radyo Harsono dari Muntilan membawakan lakon Wahyu Cakraningrat di Dusun Curah 3 Desa Sukorini Kecamatan Muntilan, Sabtu (16/11/2019).
Dengan pagelaran ini diharapkan masyarakat menyadari wayang kulit masih ada dan hidup di tengah masyarakat sehingga bisa mengambil pesan darinya.
Hal tersebut diungkapkan Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Slamet Ahmad Husein saat membacakan Sambutan Bupati Magelang.
Lebih lanjut Ahmad Husein mengatakan melalui berbagai lakon yang ditampilkan, penonton memperoleh berbagai pitutur, nasehat tentang kebaikan dan kebajikan dalam mengarungi kehidupan di dunia.
Pitutur dari pagelaran wayang ini sekarang dirasa begitu penting di tengah kondisi masyarakat yang tengah mengalami masa masa degradasi moral.
âHampir tiap hari terpapar dengan berbagai peristiwa atau adegan kekerasan yang beraneka ragam polah tingkah manusia yang semakin menjauh dari nilai nilai norma dan kebajikan,â lanjutnya.
Ahmad Husein juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama melestarikan dan merawat seni budaya wayang sebagai salah satu kekayaan khasanah budaya bangsa.
âDan merupakan salah satu kearifan lokal yang tidak saja memberikan tontonan, tapi mampu memberikan tuntunan yang sangat bernilai bagi masyarakat yang menikmati,â harapnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar