Deteksi Dini Kesehatan Mental Anak Bantu Guru Dampingi Siswa

Dilihat 14 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bunda PAUD Kabupaten Magelang, Dian Grengseng Pamuji, menghadiri pelaksanaan Screening Kesehatan Jiwa Anak dalam program Tunas Ceria yang digelar di Balai Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Magelang untuk mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan mental anak sehingga mereka dapat memperoleh pendampingan yang tepat apabila ditemukan hambatan dalam proses tumbuh kembang maupun belajar.

Bunda PAUD Kabupaten Magelang, Dian Grengseng Pamuji mengatakan, kesehatan mental anak merupakan salah satu aspek penting yang harus mendapatkan perhatian sejak dini. Melalui screening ini, pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh dan belajar secara optimal sesuai dengan tahapan perkembangannya.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memaksimalkan screening kesehatan jiwa bagi anak-anak, terutama untuk mendeteksi sejak dini apabila terdapat gangguan konsentrasi maupun hambatan belajar. Dengan deteksi dini tersebut diharapkan anak-anak yang membutuhkan dapat memperoleh pendampingan dan terapi secara tepat," ujarnya.

Menurut Dian, hasil screening diharapkan menjadi dasar bagi sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan untuk memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

"Sinergi semua pihak menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan fisik maupun mental peserta didik," pungkasnya. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Wisnu Argo Budiono mengatakan, kegiatan screening kesehatan jiwa merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan layanan pendidikan yang holistik kepada peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari kesiapan mental, emosional, dan karakter anak.

Ia menjelaskan, hasil screening akan menjadi bahan awal bagi sekolah untuk mengenali kebutuhan peserta didik sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan konsentrasi, hambatan belajar, maupun permasalahan perkembangan lainnya, dapat segera dikoordinasikan dengan orang tua dan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Ia berharap kegiatan screening kesehatan jiwa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi salah satu upaya preventif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Guru Kelas 1 SD Negeri Banyubiru 1 Kecamatan Dukun, Istianah menyampaikan, setiap anak memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda. Pada tahun ajaran ini, ia mendampingi 18 peserta didik baru, termasuk dua anak yang memerlukan perhatian dan pendampingan khusus.

Menurutnya, adanya program screening kesehatan jiwa sangat membantu guru dalam mengenali kondisi peserta didik sejak awal sehingga proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.

"Kami jadi lebih memahami karakter dan kebutuhan anak. Jika ada yang memerlukan pendampingan khusus, penanganannya bisa dilakukan lebih cepat sehingga perkembangan belajarnya juga lebih optimal," ungkapnya.

Ia berharap deteksi dini terhadap berbagai hambatan perkembangan dapat dilakukan secara lebih optimal. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, dan orang tua, setiap anak memperoleh layanan yang tepat sehingga dapat tumbuh menjadi generasi Kabupaten Magelang yang sehat secara fisik, sehat secara mental, berkarakter, dan siap menghadapi proses pembelajaran dengan optimal.

Kegiatan screening ini juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, tenaga kesehatan dari RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, serta sejumlah Perangkat Daerah terkait.



Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Scan. Bayar. Beres! 📲✨ Tax Gathering Kabupaten Magelang 2026 hadir dengan semangat baru! Diawali apresiasi untuk para wajib pajak terbaik 🏆, dilanjutkan Launching Trisula PAD dan implementasi pembayaran pajak daerah pakai QRIS di aplikasi e-SPTPD. Makin mudah, makin cepat, makin praktis! 🚀 #TaxGathering #Magelang #QRIS ♬ original sound - kominfomagelang