Aktivitas Gunung Berapi Meningkat, Sekda: BPBD Harus Selalu Siap

Dilihat 1283 kali

BERITAMAGELANG.ID - Terkait peningkatan aktivitas gunung berapi akhir-akhir ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang selalu siap dengan situasi apapun.


"BPBD harus siap, dan ini sudah menjadi SOP dalam hal penanggulangan bencana karena kita ini daerah rawan bencana yang senantiasa berlanjut, maka BPBD harus selalu siap," pesan Adi Waryanto saat pemberangkatan bantuan bencana awan panas dan guguran Gunung Semeru, di Rumah Dinas Bupati Magelang, Jumat (10/12).


Adi mengatakan Pemerintah Daerah juga telah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan bencana.


"Untuk Belanja Tidak Terduga kita sampai saat ini sangat cukup ya, BTT kita ada sekitar Rp5 miliar," ungkap Adi.


Meskipun belum ada rekomendasi untuk mengungsi akibat peningkatan aktivitas Gunung Merapi, Pemerintah Kabupaten Magelang sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan konsep sister village yang sudah berjalan sejak lama.


"Jadi mereka saya rasa sudah paham betul bagaimana yang harus dilakukan, dan kita sebagai pemerintah daerah siap memfasilitasi apapun yang dibutuhkan masyarakat," katanya.


Tak hanya itu, lebih lanjut Adi menjelaskan jalur-jalur evakuasi secara rutin telah dilakukan pemeliharaan oleh Pemerintah sehingga jangan sampai pada saat terjadi bencana akan menghambat atau mengganggu evakuasi para korban terdampak bencana.


Di sisi lain, Pemerintah Daerah bersama jajaran Forkopimda dan Forkopimcam juga mengimbau melalui desa-desa agar masyarakat yang melakukan aktivitas penambangan di hulu Merapi lebih berhati-hati mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.


"Karena situasi sekarang ini iklim atau cuaca kita kan pas musim penghujan, demikian juga arus air yang ada di sungai-sungai hulu Merapi ini tidak bisa diprediksi, sehingga terus dilakukan edukasi sosialisasi agar mereka (penambang) betul memahami dan mematuhi apa yang menjadi imbauan pemerintah, dan kita juga selalu meminta informasi secara update kepada BPPTKG," pungkas Adi.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar