BASARNAS Gandeng Operator Wisata Kabupaten Magelang Gelar Pelatihan Dasar SAR

Dilihat 939 kali

BERITAMAGELANG.ID - Berbagai daerah sedang berlomba-lomba mengelola tempat wisata, karena sektor ini memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Di Kabupaten Magelang memiliki banyak potensi wisata yang beragam, seperti wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner dan masih banyak lagi. Namun di balik itu semua, dengan banyaknya kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, tentunya juga meningkatkan resiko akan terjadinya kecelakaan saat berwisata.


Hal itu disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi saat membuka kegiatan SAR Community Bagi Komunitas Operator Pariwisata Magelang, Selasa 21/11/2023 di TEA Tanjung Kecamatan Muntilan.


"Kegiatan SAR Community bagi Komunitas Operator Pariwisata Magelang ini, sebagai salah satu upaya untuk meningkatan kemampuan SDM, khususnya potensi pencarian dan pertolongan di area pariwisata, agar mampu memberikan pelayanan jasa SAR secara profesional dan mandiri, dan nantinya dapat diberdayakan jika terjadi susuatu yang emergency," kata Nanda.


Menurut Nanda kegiatan ini menjadi penting dilakukan mengingat pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian daerah, karena sektor ini mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Magelang.


"Kami berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, dan tentunya harus ditekuni karena akan menjadi bekal pengetahuan di masa yang akan datang, sekaligus nantinya para peserta akan semakin cakap dan tanggap, sehingga, masyarakat bisa mengidentifikasi kerentanan dalam menghadapi bahaya atau bencana," harapnya.


Nanda mengimbau kepada para peserta, untuk bisa memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam mengevakuasi, memahami bagaimana cara menghadapi keadaan darurat, dan meningkatkan kesadaran tentang kepedulian untuk menolong orang lain, yang pada akhirnya mampu melakukan upaya SAR secara mandiri.


Penata Kelola Pencarian Pertolongan Ahli Madya BASARNAS, Totok Mulyono saat membacakan sambutan Direktur Bina Potensi BASARNAS, Muhammad Hernanto mengatakan musibah dapat terjadi kapan saja dan dimana saja dan dapat menimpa siapa saja. Tentunya hal seperti ini tidak dapat diprediksi sebelumnya. Untuk itu penting untuk semuanya memiliki kewaspadaan terhadap potensi-potensi musibah yang ada di sekitar.


"BASARNAS memiliki kewajiban untuk memasyarakatkan SAR ke seluruh penjuru tanah air termasuk kepada operator pariwisata yang ada di Kabupaten Magelang, mengingat terdapat Candi Borobudur sebagai magnet wisata dunia disana," katanya.


Dirinya menyebutkan kegiatan kali ini berupa workshop pengenalan dasar bidang teknik pertolongan pertama kepada operator wisata seperti penilaian korban, cedera alat gerak, pemindahan korban dan tandu darurat serta resusitasi jantung paru, sehingga nantinya wisatawan yang datang berwisata di Kabupaten Magelang merasa nyaman, aman dan terlindungi karena operator wisata sudah menguasai teknik dasar pertolongan pertama.


"Kami berharap nanti dapat terbentuk komunitas operator wisata di Kabupaten Magelang yang memiliki kemampuan di bidang SAR guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat dalam kegiatan wisata," harapnya.


Kegiatan SAR Community Bagi Komunitas Operator Pariwisata Magelang diikuti oleh sebanyak 75 peserta daro operator wisata yang dilakukan selama dua hari yaitu 21 dan 22 November 2023.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar