BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang Melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distan Pangan), terus menangani dampak erupsi Gunung Merapi. Antara lain dengan melakukan penyemprotan tanaman cabe untuk menghilangkan abu vulkanis yang menempel, Jumat (17/3).
Dalam hal tersebut, Distan Pangan bekerja sama dengan berbagai pihak melaksanakan gerakan penyemprotan tanaman hortikultura, khusunya cabe di Poktan Ngudi Rejeki Dusun Babadan 1 Desa Paten Kecaman Dukun Kabupaten Magelang seluas 45 hektare.
"Ini merupakan gerakan bersama antara Distan Pangan dan penyuluh pertanian Kabupaten Magelang bersama relawan, BPBD, Forkopimcam Dukun, perangkat desa Paten dan kelompok tani Desa Paten sebagai upaya untuk menangani (dampak) pasca erupsi pada tanggal 13 Maret 2023," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Romza Ernawan di sela kegiatan penyemprotan tersebut.
Lebih lanjut Romza menjelaskan, untuk saat ini fokus penyemprotan ada di pohon cabe dikarenakan merupakan tanaman mayoritas di Desa Paten.
"Artinya cabe ini merupakan tanaman pokok atau besar mayoritas di daerah sini dan kami hadir untuk mengurangi resiko gagal panen," lanjutnya.
Sementara Itu Ketua Kelompok Tani Ngudi Rejeki Dusun Babadan 1 Desa Paten Kecamatan Dukun, Sudasri, mengaku sangat senang atas bantuan yang diberikan saat ini.
''Kami selaku ketua kelompok tani mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian yang sudah berkenan hadir dan membantu menyemprot tanaman yang terkena cabe," ungkapnya.
Sudasri juga berharap pemerintah bisa membantu kelompok Ngudi Rejeki berupa alat semprot untuk menghilangkan abu.
"Kami berharap ke depan pemerintah bisa memberikan bantuan berupa alat semprot, dikarenakan erupsi Merapi bisa terjadi kapan saja dan hujan abu juga bisa terjadi kapan saja," harapnya.
Dusun Babadan Desa Paten Kecamatan Dukun termasuk desa terdekat dengan puncak Merapi, yaitu berjarak kurang dari 7 km.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar