BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Grengseng Pamuji dan Wakil Bupati Magelang Sahid beserta Forkopimda setempat menghadiri pemakaman KH. Muhammad Sholihun di rumah duka, Girirejo Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (15/4/2025).
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan turut berbela sungkawa atas wafatnya Almaghfurlah KH. Muhammad Sholihun sebagai pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasan Geger, Desa Girirejo, Tegalrejo.
"Kita merasakan duka yang mendalam atas wafatnya sosok ulama dari Kabupaten Magelang KH. Muhammad Sholihun," ucap Grengseng Pamuji.
Grengseng mengatakan, erat kaitannya dengan wafatnya Almarhum, semua yang hadir untuk bertakziyah menjadi saksi bahwa Almaghfurlah KH. Muhammad Sholihun adalah sosok yang setiap hari selalu memberikan mau'idhoh hasanah, nasihat yang menyejukkan hati, dan tuntunan yang penuh hikmah, baik dalam hal kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Keteladanan beliau dalam bersikap rendah hati, bersahaja, dan istiqomah dalam berdakwah menjadi warisan berharga bagi masyarakat.
"Untuk itu, kepada Almukarom Bapak KH. Anam Murti Khasnafi beserta segenap keluarga, perkenankan kami selaku pribadi dan atas nama pemerintah dan seluruh warga masyarakat Kabupaten Magelang, menghaturkan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya, teriring doa tulus kami semoga wafatnya Almaghfurlah Bapak KH. Muhammad Sholihun wafat dalam keadaan husnul khotimah, diterima semua amal kebaikannya serta diampuni segala dosa dan kesalahannya dan mendapat tempat yang diridai di sisi Allah SWT," ucap Grengseng.
Ketua PCNU Kabupaten Magelang, KH Ahmad Izzudin L.C MSi mewakili keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Magelang yang telah hadir pada pemakaman Almaghfurlah KH. Muhammad Sholihun.
âSemoga apa yang telah diajarkan dan diamalkan oleh Almaghfurlah KH. Muhammad Sholihun bisa senantiasa menjadi suri tauladan bagi masyarakat di Kabupaten Magelang,â ucapnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar