BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengajak masyarakat menjaga kondusivitas dan memperkuat kebersamaan dalam momentum bulan suci Ramadan. Ajakan tersebut disampaikan saat agenda Buka Bersama dan Tarawih (Tarhim) di Masjid Baiturrohman, Desa Kalijoso, Kecamatan Secang, Jumat (20/2).
Grengseng mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dan menjalankan ibadah puasa dalam keadaan sehat. Ia menegaskan, kegiatan silaturahmi Ramadan bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk ââ¬Åbelanja masalahââ¬Â sekaligus menyampaikan laporan capaian kinerja kepada masyarakat.
ââ¬ÅSilaturahmi ini adalah ruang tanpa sekat. Kami hadir untuk mendengar sekaligus melaporkan amanah yang telah diberikan masyarakat melalui berbagai program pembangunan,ââ¬Â ujarnya.
Bupati menjelaskan, pada tahun pertama kepemimpinan periode 20 Februari 2025 hingga Februari 2026, Pemerintah Kabupaten Magelang telah menjalankan berbagai terobosan pembangunan dalam kerangka visi Magelang ANYARGRESS (Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera) melalui program Sapta Cipta.
Sejumlah capaian dipaparkan, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan fasilitas kesehatan, pemberian insentif bagi guru mengaji dan pemuka agama, program beasiswa pemuda berprestasi, pembagian seragam gratis, serta layanan Angkutan Pelajar Aman gratis.
Di bidang infrastruktur, pemerintah mempercepat perbaikan jalan antardesa, revitalisasi fasilitas pendidikan dan fasilitas publik, pemenuhan air bersih dan sanitasi, serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kenyamanan dan mobilitas warga.
Sementara pada sektor ekonomi dan UMKM, pengembangan sentra agroindustri, revitalisasi balai benih perikanan, serta pengembangan agrowisata terus didorong. Pemerintah juga menggelar Anjungan Investasi Magelang (AIM) dan promosi melalui Central Java Investment Business Forum (CJIBF) guna menarik investasi dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
ââ¬ÅDalam reformasi birokrasi, Pemkab Magelang menerapkan sistem merit serta penguatan layanan berbasis aplikasi untuk memastikan pelayanan publik lebih cepat, transparan, dan bebas pungutan liar hingga tingkat kecamatan dan desa,ââ¬Â ujarnya.
Grengseng menegaskan, seluruh capaian tersebut tidak akan berarti tanpa stabilitas daerah.
ââ¬ÅJika kita tidak rukun dan tidak toleran, maka program sehebat apa pun tidak akan bisa kita nikmati hasilnya,ââ¬Â tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menggelorakan semangat ââ¬ÅSesarengan Ngayahi Gaweââ¬Â serta menjaga nilai-nilai toleransi dan gotong royong demi terwujudnya Magelang yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir menegaskan komitmen legislatif untuk bersama pemerintah menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, serta memastikan anggaran daerah digunakan tepat sasaran untuk kepentingan publik, mulai dari sektor keamanan, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi rakyat.
Acara buka bersama dan tarhim tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum Ramadan diharapkan semakin memperkuat persaudaraan serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Magelang ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar menyampaikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan mempererat sinergitas dengan masyarakat selama Ramadan.
Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara Polri dan warga.
ââ¬ÅDi bulan yang baik ini menjadi momen bagi kami untuk mempererat sinergitas dan hubungan antara Polri dengan masyarakat,ââ¬Â ujarnya.
Ia menambahkan, aspek keamanan sebagaimana tertuang dalam visi pembangunan daerah menjadi salah satu domain utama tugas kepolisian. Kondisi wilayah yang aman dan kondusif sangat berpengaruh terhadap kelancaran pembangunan di Kabupaten Magelang.
Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang stabil. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian lingkungan, hingga segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan.
ââ¬ÅKeamanan adalah tanggung jawab bersama. Tanpa dukungan masyarakat, kepolisian tidak akan mampu menciptakan situasi yang benar-benar kondusif,ââ¬Â tegasnya.
Polresta Magelang juga menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan dialogis, serta peningkatan patroli dan pelayanan publik, khususnya selama Ramadan. Dengan sinergi yang semakin solid, stabilitas keamanan diharapkan tetap terjaga sehingga pembangunan di Kabupaten Magelang dapat berjalan optimal.
0 Komentar