Dalam Waktu 15 Menit Terjadi Awan Panas 2 Kali di Merapi

Dilihat 546 kali
Penampakan Merapi, Senin (27/11/2023) petang

BERITAMAGELANG.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan, hanya dalam waktu 15 menit terjadi dua kali awan panas guguran di Merapi pada Senin (27/11/2023) petang.


"Terjadi awan panas guguran di Kali Boyong pada pukul 17.00 WIB, durasi 169 detik amplitudo max 41 mm. Jarak luncur 1.500 meter," ungkap BPPTKG melalui situsweb resminya.


Delapan menit kemudian, yaitu pada pukul 17.33 WIB, BPBD kembali mengungkap, bahwa telah terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pukul 17.15 WIB, jarak luncur 2.000 meter, ke arah Barat Daya (Kali Bebeng), durasi 217 detik, amplitudo max 66 mm.


Sebelumnya, pada periode pengamatan 06:00-12:00 WIB pada hari itu terpantau 23 kali gempa guguran terjadi di Gunung Merapi. Gempa guguran yang terjadi beramplitudo 3-14 mm dan durasi 34.28-108.16 detik. Selain itu tercatat pula gempa hybrid/fase banyak sebanyak 51 kali beramplitudo 3-12 mm dengan durasi 5.28-10.08 detik.


Diungkapkan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.


Sedangkan potensi bahaya guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar