BERITAMAGELANG.ID - Bimbingan teknis mengenai kegiatan berusaha perlu diketahui oleh masyarakat, baik pelaku usaha maupun perangkat desa. Pada saat ini iklim usaha sedang berada pada tren naik dari beberapa tahun belakangan, banyak tempat usaha baru yang dibuat oleh warga Kecamatan Sawangan maupun luar daerah tersebut.
Demikian disampaikan Camat Sawangan, Yusuf Ari Wibowo, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Bimbingan Teknis/ Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko oleh DPMPTSP Kabupaten Magelang, di Aula Balai Desa Butuh Kecamatan Sawangan, Selasa (21/6/2022).
"Banyak wilayah atas, terutama, dikembangkan berbagai wahana wisata, yang mana akan sangat berkaitan dengan kegiatan usaha. Timbulnya wisata pasti akan timbul usaha untuk pendukung wisata itu sendiri. Maka dari itu usaha yang timbul ini harus diiringi dengan pengurusan izin yang baik. Saat ini tiga desa di Wonolelo, Ketep dan Banyuroto sedang dikembangkan oleh pemerintah sebagai sektor wisata,â ucap Yusuf Ari Wibowo.
Kemudahan dalam berusaha sekarang ini diberikan agar pelaku usaha melakukan usahanya dengan tertib. Usaha kecil sekalipun tetap harus mengurus perizinannya agar tidak terbentur jika akan naik level dalam usahanya.
âTerdapat 3 sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Magelang yaitu dari sektor pangan, pariwisata dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Dari ketiga sektor unggulan tersebut periu peningkatan lagi,â kata M. Sobikin, Sekretaris DPRD Kabupaten Magelang selaku narasumber.
Senada disampaikan Miftakhurrochman, narasumber dari DPMPTSP Kabupaten Magelang bahwa DPMPTSP Kabupaten Magelang adalah salah satu OPD yang mengemban tugas melayani masyarakat dalam hal perizinan dan non perizinan.
âTujuan endingnya adalah meningkatkan realisasi investasi. Setiap kegiatan usaha baik dari kecil sampai besar akan berdampak pada perekonomian mulai dari penyerapan tenaga kerja dan lain-lain,â kata dia.
Rilis oleh: Dwi Mahargyani Akhadiyah, Pranata Humas pada DPMPTSP Kabupaten Magelang
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar