Kades Giriwarno Kaliangkrik Klarifikasi Soal Layanan Ambulans Desa

Dilihat 28 kali
Audiensi Klarifikasi oleh Kepala Desa Giriwarno Kaliangkrik terkait viralnya video keluhan pelayanan Ambudes bersama jajaran Forkopimcam Kaliangkrik dan masyarakat.

BERITAMAGELANG.ID - Video berdurasi 55 detik berisi keluhan seorang warga Desa Giriwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, terkait sulitnya mendapatkan pelayanan ambulans desa (Ambudes) viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang mengaku sebagai pengemudi ambulans mengeluhkan proses perizinan yang harus melalui kepala desa, sementara kepala desa disebut sulit ditemui.


"Susah izinnya harus ke Pak Kades, sedangkan Kadesnya susah ditemui," ungkap pria tersebut dalam video.

Keluhan itu memicu perhatian masyarakat dan mempertanyakan akses pelayanan kendaraan darurat milik desa. Menanggapi polemik tersebut, Pemerintah Desa Giriwarno akhirnya memberikan klarifikasi.

Kepala Desa Giriwarno, Zaenur Rosidin, menyampaikan permohonan maaf sekaligus berterima kasih atas perhatian masyarakat. Ia menegaskan, informasi yang beredar belum sepenuhnya sesuai dengan fakta dan berpotensi menimbulkan kesimpangsiuran.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas perhatian masyarakat. Kami juga perlu meluruskan bahwa pemberitaan yang beredar belum sepenuhnya sesuai dengan fakta," demikian pernyataan Zaenur saat melakukan audiensi bersama jajaran Forkopimcam Kaliangkrik dan perwakilan masyarakat, Rabu (4/11/2026).

Ia menjelaskan, pria dalam video tersebut merupakan mantan pengemudi Ambudes yang telah diberhentikan sejak 13 Oktober 2026. Pemerintah desa juga telah menunjuk pengemudi baru untuk menggantikan posisinya.

Pergantian pengemudi itu ternyata belum tersosialisasikan secara luas. Akibatnya, sejumlah warga yang membutuhkan layanan Ambudes masih menghubungi pengemudi lama.

Namun, persoalan pelayanan Ambudes Giriwarno ternyata tidak berhenti pada pergantian pengemudi. Kondisi kendaraan juga menjadi kendala karena mengalami kerusakan radiator sehingga kurang layak jalan dan tidak dapat digunakan untuk melayani perjalanan jarak jauh.

Fakta tersebut terungkap setelah Camat Kaliangkrik, Suparyanto, bersama Kapolsek, Kepala Puskesmas, Ketua Paguyuban Ambudes Kecamatan Kaliangkrik, serta perwakilan Paguyuban Ambudes Kabupaten Magelang menemui Kepala Desa Giriwarno untuk meminta klarifikasi.

"Kami bersama Forkopimcam, Kepala Puskesmas, dan paguyuban Ambudes telah menemui Kepala Desa Giriwarno untuk meminta klarifikasi terkait keluhan yang viral di media sosial," terang Suparyanto saat dikonfirmasi Kamis (5/11/2026).

Suparyanto mengungkapkan, hasil pengecekan juga menemukan anggaran pemeliharaan kendaraan dalam penetapan anggaran desa telah habis. Sementara itu, perbaikan kendaraan harus menunggu proses pergeseran anggaran dalam perubahan APBDes yang saat ini baru mulai berproses.

"Kondisi Ambudes saat ini kurang layak jalan karena terdapat kerusakan radiator sehingga tidak dapat melayani perjalanan jarak jauh. Anggaran pemeliharaan kendaraan juga sudah habis dan untuk perbaikan harus menunggu proses pergeseran anggaran dalam perubahan," jelasnya.

Kondisi tersebut membuat pelayanan Ambudes kepada masyarakat sepanjang November 2026 diperkirakan belum bisa berjalan maksimal.

Meski demikian, Kepala Desa Giriwarno akan berupaya memastikan kebutuhan transportasi darurat warga tetap terlayani dengan menjalin kerja sama dengan pemerintah desa sekitar yang memiliki fasilitas Ambudes.

"Kades akan berupaya membantu menyediakan layanan Ambudes dengan bekerja sama dengan Ambudes Pemdes sekitar," ungkap Suparyanto.

Tidak hanya itu, Forkopimcam dan Kepala Puskesmas Kaliangkrik juga akan ikut mengawal penyelesaian persoalan tersebut. Pengawalan meliputi realisasi perbaikan kendaraan, pelatihan bagi pengemudi baru, hingga pendaftaran pengemudi ke Paguyuban Driver Ambudes.

"Kami akan ikut mengawal realisasi perbaikan kendaraan, pelatihan bagi driver Ambudes yang baru, serta mendorong agar pengemudi tersebut terdaftar dalam paguyuban," tegasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar