Jembatan Perintis Garuda Mudahkan Akses Anak Sekolah dan Mobilitas Warga

Dilihat 31 kali
Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Dusun Semaken Muntilan untuk meningkatkan ekonomi warga

BERITAMAGELANG.ID - Penantian panjang warga Dusun Semaken Desa Pucungrejo Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang untuk memiliki jembatan permanen akhirnya terwujud. Mereka kini memiliki jembatan beton di atas Sungai Sat yang diresmikan secara daring oleh Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, Kamis (23/7/2026).


Salah satu warga Dusun Semaken, Ahmad Tohir mengaku sangat senang dengan adanya jembatan yang dibangun oleh TNI karena semakin memudahkan akses warga ke ladang maupun lokasi lain. 


Ia menceritakan, sebelum ada jembatan permanen, warga harus melewati jembatan darurat bambu atau memutar hingga 2 km lebih.


"Kondisi jembatan bambu juga kerap rusak saat banjir dan berbahaya," ujarnya. 


Kondisi tersebut berlangsung selama bertahun-tahun. Kini mimpi warga Semaken memiliki jembatan permanen terwujud dengan adanya jembatan Garuda tersebut. 


"Bermimpinya adanya jembatan (permanen) di sini sekitar 15 tahun lebih. Dulu pernah ada program, baru tahun ini yang terwujud," ungkap Tohir. 


Pj Kepala Desa Pucungrejo, Agus Munir mengatakan, selain akses ekonomi dan transportasi sekolah, jembatan Garuda ini menghubungkan Dusun Semaken dan Dusun Growong Desa Pucungrejo. Bahkan direncanakan akan menembus desa lainnya. 


"Ke depan, harapannya jalan ini bisa diperlebar dan bagus untuk mobil agar perputaran ekonomi semakin bagus di Desa Pucungrejo," kata Agus. 


Danramil Muntilan, Kapten Inf Supriyanto mengatakan, proses pembangunan jembatan dilaksanakan selama 28 hari dari target 30 hari pengerjaan. Jembatan tersebut tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung, tetapi juga simbol gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun wilayah.


"Prioritaskan di sini karena anak-anak sekolah saat ini harus menggunakan jalan memutar 2-3 km sehingga jembatan ini untuk akses warga ke tujuan semakin dekat," katanya, usai acara.


Supriyanto menambahkan, selain mampu meningkatkan konektiivitas antar wilayah, infrastruktur baru ini juga menjadi upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Jembatan dengan panjang 18 meter dan lebar 3 meter itu menjadi akses penting bagi sekitar 300 lebih kepala keluarga. Maka dari itu keberadaannya diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi pendidikan dan sosial warga.


Dalam laporannya, Dandim 0705 Letkol Inf Afrizal Rakhman menyebut, di Kabupaten Magelang terdapat tiga titik jembatan perintis Garuda yang diresmikan yakni di Desa Banyusidi Kecamatan Pakis, Pucungrejo Muntilan dan Desa Sucen Kecamatan Salam. 

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan rangkaian pita, peninjauan jembatan dan penyerahan bantuan sosial. Hadir dalam acara tesebut, Camat Muntilan Titok Lestianto, Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir dan perangkat desa setempat.


Jembatan Perintis Garuda yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dengan didukung TNI dari Kodim 0705 Magelang tersebut diharapkan memberikan manfaat besar karena menghubungkan sejumlah desa.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Sekolah baru, teman baru, semangat baru! 🥳 MPLS di SDN Banyubiru 1, Kecamatan Dukun, berlangsung seru, aman, dan penuh keceriaan. Bunda Literasi Kabupaten Magelang, Dian Grengseng Pamuji, turut memantau langsung jalannya kegiatan. Selamat datang di petualangan baru, adik-adik! 🎒💙 #MPLS2026 #KabupatenMagelang #SekolahRamahAnak #Magelang ♬ original sound - kominfomagelang