BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan melakukan kunjungan kerja dan studi referensi ke Pemerintah Kabupaten Magelang untuk mempelajari skema pelaksanaan Program Pemberian Penghargaan bagi Pemuda Berprestasi.
Rombongan Pemkab Grobogan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Grobogan, Wahono, diterima secara langsung oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Magelang, Anni Syarifah, di Ruang Rapat Disparpora Kabupaten Magelang, Jumat (11/9/2026).
Dalam sambutan dan pemaparannya, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Magelang, Anni Syarifah, menjelaskan mengenai detail pelaksanaan, tata cara, hingga regulasi pendukung program Pemuda Berprestasi di Kabupaten Magelang.
Anni menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu implementasi dari Program Prioritas Sapta Cipta Bupati Magelang Periode 2025â2030, khususnya misi pertama yaitu "pinter ngaji pinter sekolah bocahe". Pelaksanaannya juga didasari oleh Peraturan Bupati Magelang Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Penghargaan bagi Pemuda Berprestasi.
"Program ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas SDM yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing guna mendukung percepatan pembangunan daerah, sekaligus memperluas kesempatan belajar di perguruan tinggi," jelas Anni.
Ia menerangkan, bentuk penghargaan yang diberikan berupa bantuan biaya pendidikan jenjang jenjang Sarjana (S-1) atau Sarjana Terapan (D-4) sebesar Rp10.000.000,00 untuk dua semester. Dana tersebut disalurkan secara bertahap setiap semester.
"Bantuan ini ditujukan bagi mahasiswa jenjang S-1 atau D-4 di PTN maupun PTS yang telah menjalin Kerja Sama (KSB/PKS) dengan Pemerintah Daerah. Penerima harus memenuhi kriteria seperti penduduk daerah berumur maksimal 25 tahun, belum menikah, bukan ASN/mahasiswa kedinasan, tidak menerima beasiswa lain, serta berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa atau daerah," tambahnya.
Lebih lanjut, Anni memaparkan perkembangan program yang terus ditingkatkan secara kualitas maupun tata kelolanya. Pada penerimaan tahun 2025, tercatat ada 603 pendaftar, di mana 514 mahasiswa dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan berasal dari 14 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang bekerja sama.
Sedangkan pada tahun 2026 ini, mekanisme pendaftaran dan seleksi telah dikembangkan secara digital melalui aplikasi resmi yang dirancang oleh Diskominfo di portal magelangkab.go.id. Sistem online ini dilengkapi dengan mekanisme verifikasi admin, masa sanggah, hingga pemeringkatan berbasis keterwakilan desa. Jumlah perguruan tinggi mitra pun terus bertambah dengan masuknya 7 kampus baru.
Sementara itu, Kepala Disporabudpar Kabupaten Grobogan, Wahono, mengapresiasi keterbukaan Pemkab Magelang dalam berbagi skema program Pemuda Berprestasi ini. Pihaknya berharap hasil studi referensi ini dapat menjadi rujukan dan masukan berharga dalam merumuskan kebijakan atau program serupa untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan pemuda di Kabupaten Grobogan.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar