Kampung Siaga Bencana Desa Tempurejo Dikukuhkan

Dilihat 2720 kali
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso saat mengukuhkan Kampung Siaga Bencana di Desa Tempurejo, Tempuran.

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Iwan Sutiarso mengukuhkan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Tempurejo Kecamatan Tempuran, Senin (25/10/2022). Iwan mendampingi perwakilan Direktur Perlindungan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, jajaran Forkompimda dan Forkompimcam Kecamatan Tempuran 


Iwan Sutiarso menyampaikan, Kabupaten Magelang berada di dataran tinggi yang berbentuk seperti cawan karena dikelilingi oleh lima gunung, yaitu Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Sumbing, dan Pegunungan Menoreh.


"Melihat kondisi geografis tersebut, Kabupaten Magelang termasuk dalam daerah yang rawan bencana, berupa bencana gunung berapi, angin puting beliung, tanah longsor dan lain sebagainya,” jelasnya.


Iwan menambahkan, penyelenggaraan penanggulangan bencana yang sering dilakukan semestinya bisa dijadikan pedoman bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, sehingga masyarakat dituntut untuk mampu dan terbiasa dalam menjalankan aktivitas pengurangan risiko bencana, seperti memelihara lingkungan, melatih diri dalam deteksi bencana, dan melatih kemampuan jika terjadi bencana.


"Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Tempurejo Kecamatan Tempuran yang sedang kita laksanakan ini, merupakan salah satu upaya dan komitmen dari Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana berbasis masyarakat," katanya.


Dalam hal ini Iwan juga berharap masyarakat juga dituntut aktif dan selalu untuk berlatih karena dengan pelatihan kebencanaan yang dilakukan secara berkesinambungan, masyarakat akan mampu mengenali bentuk bencana, cara mencegah dan menghindari bencana, dalam upaya meminimalisir risiko bencana dan mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi masyarakat dalam penanggulangan bencana secara tepat, cepat, dan tanggap.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang