Kesenian Soreng Magelang Tampil Memukau di Istana Negara

Dilihat 4547 kali

BERITAMAGELANG.ID - Kesenian tari soreng Magelang tampil memukau saat pentas memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Sabtu (17/8). 


Di hadapan 11.000 tamu undangan, mereka tampil maksimal, tepat sebelum detik-detik proklamasi berkumandang. Sontak penampilan mereka mendapatkan applause dari ribuan tamu undangan. 


Bupati Magelang, Zaenal Arifin yang hadir didampingi istrinya, Christanti Handayani dengan mengenakan pakaian adat Jawa, sangat bangga atas penampilan tim soreng Magelang yang spektakuler. 


"Luar biasa, tentunya kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas penampilan yang spektakuler dari tim soreng Magelang," ungkap Zaenal usai upacara tersebut. 


Dalam kesempatan yang sama, Zaenal, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Magelang, Ketua Harian KSBN (Komite Seni Budaya Nusantara) Kabupaten Magelang, pembina, pelatih, sponsor, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang yang selama ini telah mendukung penuh tim soreng Magelang untuk pentas di Istana Negara.


"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tim soreng Magelang untuk pentas di istana, dan membawa nama baik Kabupaten Magelang di kancah nasional tentunya," ucapnya.


Ia juga berkomitmen untuk tetap melestarikan seni dan budaya asli Magelang di tengah-tengah arus globalisasi. Ia berharap, melalui pentas soreng di Istana Negara bisa lebih memotivasi kepada generasi muda di Kabupaten Magelang untuk lebih mencintai budayanya.


"Bisa kita lihat sendiri, dari 200 peserta soreng, yang terdiri dari 190 penari, tidak semuanya orang dewasa. Ada yang SD, SMP, SMA, dan umum. Saya harap, ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak untuk bisa melestarikan seni dan budayanya," harapnya. 


Selain Soreng Magelang, HUT kali ini juga dimeriahkan beberapa penampilan dari daerah lainnya, seperti tari Mataya Swarnadwipa (Sumatera), tari umbul-umbul Sriwijaya, dan tari Selampit Delapan Muaro (Jambi).

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang