Pemudik Lebaran Agar Waspada Cuaca Ekstrim

Dilihat 1057 kali
dampak cuaca ekstrim banjir, longsor, pohon tumbang dansebagainya

BERITAMAGELANG.ID-Warga Magelang dan para pemudik yang sedang berlebaran agar berhati-hati dan senantiasa waspada terhadap cuaca ekstrim yang berpotensi terjadi di Wilayah Magelang dan Jawa Tengah.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memberi peringatan cuaca ekstrem hujan lebat. angin kencang disertai petir di provinsi Jawa Tengah termasuk Kabupaten Magelang berpotensi terjadi dari tanggal 16 hingga 18 April 2024 mendatang.


BMKG memperkirakan, kondisi cuaca ke depan akan diwarnai peningkatan curah hujan dengan intensitas bervariasi.


Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang, Yoga Sumbodo SP dalam siaran persnya pada tanggal 16 April 2024 mengatakan, pemicu kondisi tersebut adalah aktifnya beberapa fenomena dinamika atmosfer, diantaranya; pertama, aktivitas gelombang atmosfer Ekuatorial kelvin. Kedua, gangguan Madden Julian Oscilation.


Ketiga, Pola belokan angin dan konvergensi terlihat dominan untuk wilayah Pulau Jawa termasuk Jawa Tengah dan yang  keempat Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di amati di Jawa Tengah.


Kondisi ini akan mengakibatkan meningkatnya pertumbuhan awan konvektif (awan cumulonimbus) yg berpotensi menyebabkan curah hujan lebat‚ disertai kilat petir dan angin kencang di Jawa Tengah.


Berdasarkan pantauan hasil analisis dinamika atmosfir, beberapa wilayah Jawa Tengah yang perlu diwaspadai memiliki potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertsi petir kilat dan angin kencang pada petiode 16 sampe 18 April 2024 yaitu wilayah Pegunungan tengah (cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Semarang, Salatiga, Temanggung), Pantura (Brebes Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal Kota Semarang, Demak, Jepara, Rembang), Jawa Tengah‚ Bagian Timur (Grobogan, Sragen, Blora, Kudus), Jawa Tengah Selatan (Kebumen Pirworejo, Surakarta, Sukoharjo, Karang Anyar, Wonogiri;  dan sekitarnya.


Lebih jauh, Yoga mengingatkan masyarakat‚ yang tinggal dan beraktivitas di wilayah rawan bencana‚ dihimbau untuk waspada terutama saat terjadi hujan lebat untuk antisipasi dampak yg dapat terjadi seperti banjir tanah longsor angin kencang sambaran petir dan pohon tumbang.


"Yang penting selalu memperhatikan update informasi cuaca ekstrim dari stasiun meteorolgi Ahmad Yani Semarang," harapnya.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar