BERITAMAGELANG.ID - Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, Dewi Cahyani menyatakan keprihatinan atas kasus pembunuhan murid terhadap gurunya di Sampang, Jawa Timur. Ia berharap dengan adanya kegiatan pendidikan karakter, kasus tersebut tidak akan terjadi lagi dimanapun, khususnya di Kabupaten Magelang.
"Dalam hal ini kita akan menguatkan pendidikan karakter kembali terhadap guru-guru agar menyampaikan terhadap muridnya sehingga murid-murid berkarakter, berbudi pekerti, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan baik terhadap guru maupun terhadap temannya dan sebagainya," katanya di sela-sela acara pembinaan guru SD di Balai Muslimin, Citran Mungkid, Magelang (06/02).
Ia melanjutkan, karakter adalah semacam budi pekerti yang harus ditingkatkan .
"Karakter ini adalah budi pekerti yang harus sudah dimulai diajarkan, itu menjadi tanggung jawab orang tua, masyarakat, sekolah dan pemerintah daerah," tambahnya.
Acara ini dihadiri sejumlah guru SD dari 10 Kecamatan, yakni Ngluwar, Candimulyo, Salam, Srumbung, Muntilan, Dukun, Sawangan, Mungkid, Borobudur, dan Salaman.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar