Bupati Magelang Ungkap Pentingnya Monografi Desa

Dilihat 2507 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin, SIP saat Pembinaan Kades dan Perangkat Desa se Kecamatan Mertoyudan dan Tegalrejo, Kamis (07/02).

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Zaenal Arifin, SIP, terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, untuk itu ia berharap di tingkat desa harus sudah mempunyai layanan Internet.


"Perubahan kemajuan teknologi harus kita ikuti, agar tidak tertinggal. Termasuk dalam pelayanan masyarakat, Pemerintah Desa di Kabupaten Magelang dianggarkan untuk ada internetnya," ucap Bupati saat Pembinaan Kades dan Perangkat Desa se-Kecamatan Mertoyudan dan Tegalrejo, Kamis (07/02) di Gedung Pertemuan Desa Banyurojo.


Di samping penggunaan teknologi internet, Zaenal juga menekankan agar setiap desa membuat Monografi, dimana data berbentuk digital dan online, sehingga permasalahan atau kendala di desa bisa segera diatasi. 


"Monografi desa sebagai potret desa, terdapat data sumber daya manusia, alam, tingkat pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan lain-lain.


Monografi desa terhubung online ke kecamatan dan ke tingkat Kabupaten, sehingga persoalan-persoalan yang ada bisa segera diatasi," harapnya.


Langkah selanjutnya, menurut Zaenal, dalam mewujudkan Monografi Desa akan dilakukan sosialisasi kepada perangkat desa.


"Telah kita siapkan bahannya, nanti ada pendampingan, tinggal sosialisasi kepada Kepala Desa. Tidak terlalu banyak anggarannya untuk itu, namun besar manfaatnya," paparnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP dan Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana SE, juga melakukan penanaman pohon di halaman Balai Desa Banyurojo.


Camat Mertoyudan, Wisnu Harjanto S.Sos, MM, mengajak agar Pemerintah Desa turut mendukung program Bupati Magelang.


"Untuk kemajuan Magelang dan pelayanan masyarakat, kita harus mendukung program Pemerintah," kata dia.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang