BERITAMAGELANG.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang melakukan serah terima Alat Peraga Kampanye (APK) kepada partai peserta Pemilu 2019, Jumat (23/11) di Aula kantor Sekretariat KPU Kabupaten Magelang.
Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afiffudin mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut diserahkan tiga spanduk ukuran 1x5 meter, satu baliho ukuran 2x3 meter untuk Parpol dan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Sedangkan untuk DPD hanya spanduk satu buah.
"Jumlah seluruh spanduk yang difasilitasi KPU Kabupaten untuk Parpol dan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 16 buah. Baliho sejumlah 10 buah, untuk DPD, hanya spanduk yang difasilitasi sejumlah 10 buah," papar Afiffudin.
Afiffudin menerangkan, penyerahan APK dilakukan secara bertahap dengan anggaran dari APBN, dikarenakan hal tersebut merupakan fasilitas dari negara terhadap peserta Pemilu.
"Hari ini baru diserahkan sebagian, untuk sisanya pada Senin-Selasa minggu depan. Selain mendapat APK dari KPU, peserta Pemilu bisa menambah APK sendiri, dengan ketentuan maksimal setiap desa lima baliho dan sepuluh spanduk," terangnya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, MH. Habib Saleh, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan, APK silakan digunakan secara maksimal dalam pelaksanaan kampanye, dengan pemasangan sesuai peraturan yang telah ditetapkan.
Yang tidak diperbolehkan dipasang APK yaitu lingkungan tempat ibadah, sekolah, kantor instansi pemerintah, menempel pada fasilitas umum, dipaku pada pohon dan melintang di jalan.
"Kami sudah rutin sosialisasi di partai peserta pemilu. Termasuk terkait dengan pemasangan APK. Bila masih ada yang belum paham, Bawaslu Kabupaten Magelang siap hadir memberikan sosialisasi Pemilu, dengan syarat tidak ada honor untuk penyelenggara Pemilu, guna menekan biaya politik," pungkas Habib.
@kominfomagelang Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar