Penyuluh Keluarga Berencana Berperan Turunkan Stunting

Dilihat 29 kali

BERITAMAGELANG.ID - Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Indonesia Kabupaten Magelang menjadi momentum penting penguatan peran penyuluh KB dalam pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting. Kegiatan yang digelar di Grand Artos Hotel & Convention, Selasa (27/1), menegaskan bahwa kerja penyuluh berdampak langsung pada kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


Muscab dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB PPPA) Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi, S.H., M.M. Kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari pengurus DPD IPeKB Provinsi Jawa Tengah, jajaran Dinsos PPKB PPPA, serta seluruh anggota DPC IPeKB Kabupaten Magelang.


Mengusung tema "Satukan Langkah Wujudkan Keluarga Bahagia Sejahtera", Muscab bertujuan untuk melakukan regenerasi kepemimpinan, menetapkan program kerja organisasi, serta memperkuat sinergi antara IPeKB dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.


Dalam sambutannya, Bela Pinarsi menegaskan bahwa IPeKB memiliki kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Magelang. Ia menyebutkan, prevalensi stunting berhasil ditekan dari 25,8 persen menjadi 19,3 persen.


"Peran IPeKB di lapangan sangat dirasakan oleh masyarakat. Penurunan angka stunting ini tidak lepas dari kontribusi para Penyuluh Keluarga Berencana Kabupaten Magelang," ujarnya.


Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kerja pendampingan keluarga, edukasi kesehatan reproduksi, serta penguatan ketahanan keluarga yang dilakukan penyuluh KB berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap IPeKB terus menjaga komitmen dan meningkatkan kinerja dalam mendukung pembangunan keluarga.


"Semakin menurunnya angka rehabilitasi dan penanganan sosial juga menjadi indikator keberhasilan program yang dijalankan. Muscab ini harus menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan peran IPeKB ke depan," tambahnya.


Sementara itu, perwakilan DPD IPeKB Provinsi Jawa Tengah, Nanang Adiwahyusron, S.Sos., menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi dengan kepengurusan baru DPC IPeKB Kabupaten Magelang.


"DPD IPeKB Jawa Tengah siap mendukung dan bersinergi. Mari kita jadikan IPeKB sebagai organisasi yang solid, dinamis, dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Magelang yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya," katanya.


Melalui sidang Muscab, terpilih kepengurusan baru DPC IPeKB Kabupaten Magelang periode 2026-2030, dengan susunan inti sebagai berikut:


Ketua Umum: Sumarwanto, S.K.M.
Wakil Ketua: Eni Anggraeni, S.Sos.
Sekretaris Umum: Erna Mulyati, S.Sos.
Bendahara Umum: Wakhidatul Akhadiah, S.Sos.


Anggota kepengurusan lainnya akan ditetapkan melalui rapat tim formatur sekaligus merumuskan program kerja organisasi ke depan.


Setelah rapat tim formatur, dilakukan pelantikan kepengurusan oleh Ketua DPD IPeKB Provinsi Jawa Tengah, Wahyu Dhayat Minulyo, serta pengukuhan oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang, dr. RR Sri Wahyuningsih.


Dengan terbentuknya kepengurusan baru, IPeKB Kabupaten Magelang diharapkan semakin solid dan progresif dalam menjalankan peran sebagai ujung tombak pembangunan keluarga. Keberadaan penyuluh KB tidak hanya memperkuat program pemerintah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memastikan generasi masa depan tumbuh lebih sehat, berkualitas, dan sejahtera.



Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar