Perajin Mie Lethek Tetap Eksis Selama Pandemi Covid-19

Dilihat 2318 kali
Usaha rumahan perajin mie lethek tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19
BERITAMAGELANG.ID - Perajin mie lethek, di Dusun Tuksongo Desa Tuksongo Kecamatan Borobudur, tetap eksis selama 30 tahun.

Bahkan bisa dikatakan tetap lancar berproduksi dan memasarkan produksinya dalam masa pandemi Covid-19 ini. Usaha rumahan tersebut saat ini menyerap lima tenaga kerja.

"Bisa dikatakan tidak terpengaruh pandemi Covid-19 karena pesanan dari pelanggan tetap ada dan tidak berkurang, kadang malah bertambah," ucap salah satu pekerja perajin Mie Lethek, Intarno, Selasa (13/7/2021).

Menurut Intarno, setiap harinya mampu memproduksi 1 kuintal mie lethek kering, untuk memenuhi permintaan pelanggan sekitar Magelang dan Purworejo. Mie lethek berwujud mirip bihun tersebut, cocok digunakan sebagai pelengkap menu bakso.

"Rata-rata pelanggan kami adalah pengusaha kuliner, bahkan ada yang restauran di Purworejo dimana mie lethek ini sebagai pelengkap bakso," terang Intarno.

Mie lethek sendiri berbahan baku dari tepung aren. Dengan pengolahan khusus sehingga mie tersebut bisa berwujud seperti bihun, namun dengan warna lebih kusam atau lethek.

"Pertama-tama bahan baku tepung aren kering dicuci dengan menggunakan bak penampungan selama satu minggu. Kemudian dicairkan dan dimasak.

Setelah itu dicetak dengan menggunakan mesin press, lanjut dijemur hingga kering kemudian dikemas," papar Intarno.

Bahan baku tepung aren dibeli dari daerah Banjarnegara dan sebagian dari Borobudur sekitar. Dengan harga Rp9.500 per kg, mie lethek dijual Rp22.000 per kg.

"Harga bahan baku tepung aren lebih stabil, tidak pernah naik harga secara drastis. Paling menjelang lebaran harga ada kenaikan sedikit, kemudian normal kembali," ungkap Intarno.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang