BERITAMAGELANG.ID - Peringatan HUT Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten dan Kota Magelang ke 69 digelar dengan sangat sederhana di halaman Kantor Macab LVRI, Kompleks RST dr Soedjono, Selasa (6/1).
Wakil Bupati Magelang, Sahid menyampaikan LVRI sebagai organisasi pejuang tidak hanya lahir dari sejarah tetapi juga menjadi penjaga bagi bangsa dan negara Republik Indonesia. 69 tahun yang lalu melalui keputusan Presiden Nomor 103 tahun 1957 tanggal 2 April bangsa ini menetapkan berdirinya LVRI.
Sebuah keputusan yang bukan sekedar administratif melainkan sebagai pengakuan negara atas jasa pengorbanan dan kehormatan kepada para pejuang Republik Indonesia. Dalam perjalanannya di era reformasi ini negara kembali menerbitkan UU Nomor 15 tahun 2012 tentang Veteran Republik Indonesia.
"Ini sebagai bukti bahwa negara tidak pernah melupakan peran veteran bukan hanya sebagai pelaku sejarah, tetapi juga sebagai penjaga nurani kebangsaan," ungkap Sahid.
Sahid menekankan, di tengah perkembangan zaman saat ini, satu hal yang tidak boleh luntur yaitu jati diri perjuangan bangsa.
"Maka di sinilah LVRI memegang peran yang sangat strategis melalui visi dan misinya, khususnya program pewarisan jiwa dan semangat nilai-nilai kejuangan 1945," lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Sahid juga mengapresiasi kepada seluruh veteran di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang. Menurutnya tanpa perjuangan merekalah maka kemerdekaan yang saat ini telah dinikmati akan mustahil diraih.
"Sekali lagi kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para veteran Kabupaten dan Kota Magelang. Dan tidak lupa juga kami mengucapkan selamat memperingati HUT ke 69 LVRI, semoga LVRI tetap solid dan terus berjuang bersama masyarakat dan Pemerintah setempat dalam membangun bangsa," ucap Sahid.
Ketua Legiun Veteran Kabupaten dan Kota Magelang, Ulis Ading Asuqi menyampaikan peringatan HUT ke 69 LVRI ini sebagai upaya introspeksi diri dan ungkapan rasa syukur, sekaligus evaluasi perjalanan sebuah organisasi dalam melayani seluruh kepentingan anggotanya, baik tentang kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan.
"Hambatan akan selalu ada, namun itu menjadikan kita semakin kuat, pengalaman telah membuktikan hanya dengan dedikasi dan pengabdian tanpa pamrih, organisasi LVRI tetap eksis dan solid," kata Ulis.
Ulis mengatakan, LVRI akan tetap memfokuskan visi dan misinya serta nilai-nilai kejuangan 1945. Program yang telah dirintis sejak 2012 akan terus dilanjutkan untuk membangun karakter generasi penerus bangsa yang memiliki visi kebangsaan yang kuat.
Untuk menyemangati peringatan HUT ke 69 LVRI ini telah dipilih tema 'Dengan Semangat Kebersamaan, LVRI Peduli Bencana dan Maju Berjuang Bersama Rakyat Membangun Negeri, Menuju Indonesia Emas'. Tema ini akan menjadi pedoman setahun ke depan, bagi arah dan kelanjutan perjuangan seluruh anggota LVRI dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan.
"Menimbang dan memperhatikan situasi dan kondisi bangsa yang sedang berduka atas bencana yang terjadi maka penyelenggaraan HUT LVRI kali ini dilaksanakan secara sederhana," ungkap Ulis.
Dalam hal ini veteran juga bertekad untuk mengingatkan saudara sebangsa agar ikut bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam, sehingga bencana di masa mendatang tidak terulang kembali.

0 Komentar