Peternak Ikan di Mungkid Produksi Pakan Murah Berkualitas

Dilihat 3547 kali
Proses pembuatan pakan ikan mandiri Koperasi Anugerah Mina Sejahtera, Mungkid, Kabupaten Magelang
BERITAMAGELANG ID - Harga pakan ikan yang terus melambung, membuat para peternak ikan yang tergabung dalam Koperasi Anugerah Mina Sejahtera, Mungkid, Kabupaten Magelang melakukan inovasi. Mereka membuat pakan ikan secara mandiri. Pakan tersebut pun telah lolos uji laboratorium. 

Sejumlah pekerja tampak sedang sibuk membuat pakan ikan berbentuk pelet di salah satu gedung Koperasi Anugerah Mina Sejahtera, Mungkid, Kabupaten Magelang. Mereka masih menggunakan alat manual. Dalam sehari menghasilkan setengah ton pakan ikan. Mereka mulai memproduksi pakan ikan secara mandiri sejak Oktober 2020.

"Hasil uji lab untuk protein pakan ikan 33 persen. Dengan protein yang sama dengan produk pabrikan. Harga kita masih di bawah harga pabrikan sehingga terjakangkau untuk kalangan peternak ikan," ujar Sekretaris Koperasi Anugerah Sejahtera, Nurkholis, Minggu (19/12).

Koperasi ini menjual pakan ikan yang diproduksinya dengan harga Rp9.000 per kilogram. Lebih murah dari harga pabrik yang mencapai Rp11.000 ribu per kilogram. Diharapkan dengan pakan mandiri tersebut para peternak ikan bisa mendapat keuntungan lebih. Saat ini para peternak ikan yang tergabung dalam koperasi sudah menggunakan pakan mandiri tersebut.

"Jumlah anggota koperasi ada 55 orang. semuanya sudah menggunakan pakan mandiri yang kita produksi," ujarnya. 

Nurkholis berharap segmen pasar akan diperluas dan akan terus melakukan pengembangan. Anggota Koperasi juga giat mengikuti pelatihan serta belajar secara otodidak untuk membuat pakan ikan agar lebih berkualitas.

Dalam membuat pakan ternak secara mandiri itu mereka membutuhkan beberapa bahan seperti tepung ikan, tepung kedelai, bekatul, terigu, minyak ikan dan vitamin. 

"Rencananya untuk pakan ikan yang kami produksi akan dilaunching pada 21 Desember besok," kata dia.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang