Pohon Tumbang Sempat Tutup Jalur Mudik Magelang-Boyolali

Dilihat 1055 kali
Tim gabungan lakukan pemotongan pohon untuk membuka akses jalan di Dusun Ngagglik, Desa Sawangan, Kec. Sawangan pada Minggu (15/04/2024)

BERITAMAGELANG.ID-Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang yang terjadi di Kecamatan Sawangan mengakibat pohon tumbang menutup akses jalan Magelang-Boyolali pada Minggu (15/04/2024).

 

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang langsung merespon dengan memberangkatkan tim untuk melakukan penanganan darurat ke lokasi kejadian.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di beberapa titik ruas jalan Provinsi tepatnya di Jalan penghubung Magelang-Boyolali Kecamatan Sawangan.

 

"Tadi sore saat hujan lebat, terdapat pohon berdiameter sekitar 60 cm tumbang menutup akses jalan penghubung Magelang-Boyolali dan sempat mengakibatkan kemacetan kendaraan di ruas jalan tersebut," Jelas Edi.

 

Edi bersyukur, kejadian tersebut tidak sampai membuat kemacetan panjang mengingat ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur untuk arus mudik lebaran. "Beruntung, berkat kesigapan tim gabungan dan warga pohon tumbang dapat ditangani dan kemacetan bisa diurai," Ungkap Edi

 

Adapun berdasarkan pendataan di lokasi, pohon tumbang menutup akses jalan di beberapa titik lokasi antara lain di Dusun Sawangan, Dusun Klangon, dan Dusun Ngagglik, Desa Sawangan Kecamatan Sawangan. Selain berdampak pada akses jalan, pohon tumbang juga menimpa 1 bangunan ruko dan menimpa jaringan listrik.

 

Sementara itu di Dusun Selomerah, Desa Bayudono, pohon tumbang juga menimpa 1 rumah yang dihuni 1KK/5 Jiwa sehingga mengalami kerusakan pada bagian atap rumah.

 

Lebih lanjut, Edi mengimbau kepada masyarakat terutama para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Magelang untuk selalu waspada, mengingat cuaca saat ini tidak menentu dan puncak arus balik mudik lebaran diprediksi hari ini

 

"Kami imbau untuk para pemudik dan masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas di ruas-ruas jalan yang terdapat rambu rawan bencana terutama saat terjadi cuaca ekstrem. Lebih baik menepi dan beristirahat di tempat yang aman," pungkasnya.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar