RM Bakso Pak Granat Mungkid Ditutup Permanen

Dilihat 6308 kali

BERITAMAGELANG.ID - Setelah dilakukan penutupan sementara pada 19 Februari 2022 dan memiliki masa jatuh tempo pada 22 Maret 2022 (30 hari), Rumah Makan Bakso Balungan Pak Granat di jalan Magelang-Yogyakarta, Blabak, Mungkid resmi ditutup secara permanen.


Kasi Penindakan Satpol PP Kabupaten Magelang, Dolut Tuge menjelaskan, sebelumnya telah dilakukan pembinaan secara persuasif dengan teguran dan musyawarah kepada pemilik Rumah Makan Bakso Balungan Pak Granat Mungkid, sebagai wajib pajak.


Namun demikian, upaya tersebut tetap tidak membuahkan titik temu. Pemilik Rumah Makan Bakso Balungan Pak Granat tetap bersikeras menolak pemasangan alat tapping box (alat perekam transaksi).


"Sebelumnya kita sudah memberikan pembinaan dan musyawarah, tetapi pemilik tetap menolak memasang tapping box sehingga akhirnya rumah makan ditutup sementara. Kemudian masuk 30 hari, sebelumnya tanggal 18 Maret 2022 lalu, yang bersangkutan kita panggil ke Satpol PP untuk musyawarah kembali agar mau memasang tapping box sesuai aturan Perbup Nomor 44 Tahun 2021 dan kemudian membayar pajak," beber Dolut.


Namun, ternyata pemilik rumah makan malah menyetujui saat rumah makannya akan ditutup secara permanen oleh petugas gabungan.


"Sampai terakhir pun pemilik tetap menolak untuk dipasang tapping box, dan merelakan ditutup secara permanen," terangnya.


Sekretaris BPPKAD Kabupaten Magelang, Farnia Berliani menambahkan, selama ini RM Bakso Balungan Pak Granat juga tidak memiliki izin. Kemudian dengan adanya Perbup konfirmasi status wajib pajak, bahwa untuk setiap perizinan harus berhubungan dengan perpajakannya.


"Jadi memang di dalam sistem ini juga merupakan permintaan dari KPK bahwa ketika suatu usaha belum memenuhi ketentuan perpajakannya, maka izin usahanya juga belum bisa diproses," kata Farnia.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Pemerintah Kabupaten Magelang secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji Kloter 81 di halaman Setda Kabupaten Magelang, Rabu (20/5/2026). Pelepasan kloter terakhir tahun ini dipimpin oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid. Sebanyak 254 jemaah diberangkatkan menggunakan delapan armada bus menuju Asrama Haji Donohudan. Kloter 81 dikenal sebagai kloter “sapu jagad” karena menggabungkan jemaah asal Magelang dengan jemaah dari sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Diharapkan seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. #haji #magelang #anyargress ♬ original sound - kominfomagelang