BERITAMAGELANG.ID - Senam Massal dan Donor Darah dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-90, diselenggarakan di halaman Puskesmas Kajoran 2, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/12). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari kader kesehatan, kader Posyandu dan stakeholder terkait. Kegiatan ini juga sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional.
"Ini wujud dari kebersamaan kita bersama kader untuk menggalang kesolidan jadi kita berusaha bersama-sama dengan kader dalam menyukseskan semua kegiatan atau program kesehatan yang ada di Puskesmas Kajoran 2," kata Kepala Puskesmas Kajoran 2, Agung Setyo Karyono, SKM, MPH di sela kegiatan.
Agung menambahkan, kegiatan ini rutin diselenggarakan di Puskesmas Kajoran 2 dengan kemasan acara yang berbeda.
"Ada Jambore Kader, kemudian ini ada senam massal, ada juga outbond, itu wujud kita bersama kader untuk ngecas semangat lagi supaya para kader itu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan khususnya di Posyandu tetap semangat," harapnya.
Terkait mengatasi stunting di wilayahnya, Agung mengaku selalu mensosialisasikan kepada masyarakat soal pencegahan stunting.
"Asupan gizi merupakan salah satu hal penting yang dapat memengaruhi tumbuh kembang Si Kecil, terutama di 1.000 hari pertamanya (mulai dari janin hingga anak berusia dua tahun).
Sebab, di tahap usia ini ia mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ibu perlu memastikan kebutuhan gizi anak di 1.000 hari pertama tercukupi agar kelak tumbuh kembang Si Kecil tidak mengalami gangguan, seperti stunting," paparnya.
Stunting adalah suatu kondisi tumbuh kembang anak yang terhambat, sehingga menyebabkan anak memiliki tinggi badan tidak ideal atau lebih pendek dibandingkan anak seusianya.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Paguyuban Kader Puskesmas Kajoran 2 Nunung Dian Nurhayati menambahkan, kegiatan ini selalu dilaksanakan setiap tahun.
"Kegiatan Ini sungguh luar biasa karena karena berkaitan dengan kesehatan untuk masyarakat dan kalau donor itu suatu ibadah karena memberi sesama manusia," ujarnya mengakhiri.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar