Tanah Longsor di Pemukiman Warga Menoreh, Sejumlah Rumah Rusak

Dilihat 2549 kali
Warga bersama BPBD dan Relawan melakukan pembersihan material longsor di Masjid Dusun Berodan Desa Kalirejo Salaman Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Hujan deras yang melanda kawasan perbukitan Menoreh pada Rabu (26/1) mengakibatkan tanah longsor di 7 titik lokasi kejadian. Akibatnya, sebanyak 4 rumah dan 2 bangunan masjid di wilayah tersebut rusak diterjang material longsor.


“Di Kalirejo sendiri semalam ada laporan 5 sekarang bertambah menjadi 7 titik longsor yang terbesar mengenai masjid dan mengenai sedikit rumah," kata Kades Kalirejo, Agus di lokasi kejadian, Kamis (27/1).


Menurutnya, kondisi salah satu masjid di Dusun Berodan Desa Kalirejo Kecamatan Salaman rusak pada bagian tembok akibat tebing setinggi 15 meter dengan lebar 7 meter longsor. 


Upaya penanganan langsung dilakukan oleh warga sekitar dengan dibantu relawan dan BPBD. Mereka bahu membahu membersihkan material longsor yang menerjang bagian belakang masjid sehingga mengakibatkan dinding masjid jebol dan beberapa bagian bangunan masjid mengalami kerusakan seperti teras, tempat wudhu dan kamar mandi. 


Tebal material longsor mencapai 8 meter. Pembersihan material longsor dilakukan secara manual, mengingat lokasi longsor tidak bisa dijangkau dengan alat berat.


Bukan hanya itu, lanjutnya, sejumlah rumah milik warga juga mengalami kerusakan akibat tanah longsor. 


Diungkapkan Agus, bencana tanah longsor tersebut terjadi setelah wilayah perbukitan Menoreh diguyur hujan deras selama beberapa jam. Sehingga, air hujan itu membuat kontur tanah menjadi labil dan kemudian longsor.


"Kejadian longsor tersebut terjadi sekitar pukul 00.17 WIB dini hari. Hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hari menjadi pemicunya.  Sekitar jam 23.00 itu hujan cukup lebat. Kemudian jam 00.17 terjadi longsor ini," jelasnya.


Berdasarkan data di Balai Desa Kalirejo, bencana tanah longsor yang terjadi akibat hujan deras tersebut tersebar di 7 titik lokasi kejadian. Sebanyak 4 bangunan rumah dan 2 bangunan masjid rusak ringan-sedang. Selain itu material longsor juga menutup akses jalan antar dusun di wilayah tersebut.


"Langkah untuk penanganan pertama assesment, dan semalam sudah di-assesment terus pagi ini kita mengerahkan Grasika, relawan desa Kalirejo dan kita minta bantuan dari Bagana dan Garuda Bukit Menoreh,” imbuhnya.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.


Sementara itu berdasar data yang dihimpun BPBD Kabupaten Magelang sejak Rabu-Kamis ini sebanyak 16 kejadian bencana meliputi 8 titik tanah longsor dan 7 bencana angin kencang yang tersebar di Kecamatan Salaman, Borobudur, Windusari dan Salam.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar