Tebing Jalan di Bandongan Longsor, Warga Harus Memutar 5 Km

Dilihat 2262 kali
Alat berat melakukan proses pembersihan material tanah longsor di Dusun Plembangan Desa Banyuwangi Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID - Ratusan warga di lereng Gunung Sumbing terdampak longsor yang menutup jalan kabupaten, penghubung Dusun Plembangan Desa Banyuwangi dan Desa Kedungsari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang.


Kejadian longsornya tebing sepanjang 15 meter itu bermula saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (5/3/2024).


"Longsor terjadi sekitar jam 9 malam setelah hujan dari sore kemarin," kata Kepala Dusun Plembangan, Zaenal Abidin di lokasi, Rabu (6/3/2024).


Menurut Zaenal, kejadian tersebut membuat aktifitas warga dari sejumlah dusun di Desa Banyuwangi dan Kedungsari terganggu. Mereka saat ini harus menggunakan jalan lain yang lebih jauh dari pada jalan yang biasanya mereka gunakan itu. 


Longsoran yang berada di Dusun Plembangan Desa Banyuwangi itu adalah jalur utama warga setiap hari. Kebanyakan warga yang bekerja sebagai petani dan pelajar selalu menggunakan jalan itu untuk menuju pusat kecamatan.


"Warga untuk sementara harus memutar hingga 5 km lewat sejumlah desa seperti Salamkanci, Wonolelo dan Wonorejo," jelas Zaenal.


Menurut Zaenal, endapan material di jalan milik Kabupaten Magelang itu setinggi tiga hingga enam meter. Ditambah tumpukan tanah itu memiliki panjang sekitar 5 meter lebih.


Karena dimensi material longsoran berupa tanah dan pepohonan  terlalu besar, maka proses pembersihan harus menggunakan alat berat. Karena jika dilakukan secara manual butuh waktu berhari-hari.


"Warga sudah membersihkan sejak pagi. Berdasar informasi desa akan pakai alat berat cepat," tegasnya.


Dijelaskan Zaenal, bencana tanah longsor ini merupakan kali kedua. Dimana titik longsor pertama terjadi pada 2023 di lokasi yang sama. Penyebab longsor adalah kondisi tanah tegalan dan sawah yang labil akibat tingginya intensitas hujan.


Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, sementara berdasarkan data BPBD Kabupaten Magelang, material longsor juga menutup akses jalan antar desa di Dusun Sabrang Wetan Desa Pandanretno Kecamatan Kajoran. Material longsor berhasil dibersihkan secara manual oleh ratusan warga, bersama perangkat desa TNI Polri dan relawan.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang