Upacara dengan Pakaian Adat Jawa Warnai HUT Kota Mungkid

Dilihat 2317 kali

BERITAMAGELANG.ID - Penuh rasa khidmat dan kental nuansa adat Jawa, Pemerintah Kabupaten Magelang kembali melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Kota Mungkid, untuk pertama kalinya sejak Pandemi Covid-19. Upacara tersebut dilaksanakan di lapangan drh. Soepardi Kota Mungkid, Selasa (21/3).


Upacara peringatan HUT Ke-39 Kota Mungkid ini tergolong unik, dimana peserta upacara yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri dan jajaran Forkompimda serta stakeholder lainnya di wilayah Kabupaten Magelang mengenakan pakaian adat Jawa.


Upacara diawali dengan prosesi arak-arakan pasukan bregada yang mengawal Bupati Magelang beserta jajaran Forkompimda Kabupaten Magelang saat memasuki lokasi upacara.


Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan, tema besar HUT Ke-39 Kota Mungkid Tahun 2023 ini adalah 'Bergotong-royong Bangkit Bersama'. Tema tersebut sesuai dengan kondisi saat ini yaitu pasca Pandemi Covid-19.


"Tentunya kita membutuhkan kebersamaan kembali, seperti halnya pada saat kita menangani Pandemi. Saat ini ada ancaman inflasi dan resesi global, semoga bisa kita lewati dengan kebersamaan dan kegotong-royongan itu," kata Zaenal Arifin.


Menurutnya, pertumbuhan ekonomi secara nasional saat ini juga tidak sedang baik-baik saja, maka dengan bergotong-royong bersama ini diharapkan mampu membangkitkan sektor ekonomi informal. Sektor ekonomi informal ini dirasa akan sangat membantu disaat investasi dan ekspor dalam keadaan kurang baik.


"Salah satu sektor ekonomi informal ini adalah UMKM yang harus terus kita dorong," ajaknya.


Pada kesempatan yang sama, Zaenal juga menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah berupaya keras menjalankan tugas yang telah diamanatkan. Hal ini terbukti dalam sepanjang tahun 2022, Pemerintah Kabupaten telah berhasil meraih sejumlah prestasi yang cukup membanggakan diantaranya, Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022 Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Penghargaan Kabupaten Peduli Hak Azasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) kelima kalinya berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Penghargaan Kategori Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Award Tahun 2022 dari Bappenas RI.


Kemudian Penghargaan Peringkat I Garda Siap Sigap Literasi dari Kementerian Dalam Negeri, Penghargaan Kategori Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik ke-6 Lingkup Kabupaten se-Indonesia Tahun 2022 dari Kemenkumham RI, Penghargaan Kearsipan Peringkat VIII Kategori A ‘Memuaskan’ dari Kemenpan RB, Penghargaan Nominator I Garda Buana Utama pada Anugerah Garda Nasional Bumi dan Bencana (Garnas Buana) Award Tahun 2022 dan Penghargaan Peringkat 1 Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi dari Penurunan Stunting di Jawa Tengah dari BKKBN.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar