BERITAMAGELANG.ID - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X melakukan konservasi terhadap Candi Asu yang berada di Desa Sengi, Kecamatan Dukun. Konservasi itu dilakukan secara mekanis maupun kimiawi agar tidak ditumbuhi mikroorganisme.
Penanggung Jawab Kegiatan Konservasi pada BPK Wilayah X, Candra Harimurti menuturkan, kegiatan konservasi ini menjadi penting mengingat Candi Asu berada di tempat terbuka. Sehingga sangat berpotensi ditumbuhi oleh mikroorganisme.
Ketika mikroorganisme itu tidak segera ditangani, kata dia, akan menyebabkan kerusakan terhadap penyusun-penyusun batunya. "Konservasi ini dilakukan untuk menghambat faktor-faktor kerusakan seperti itu," bebernya, Jumat (31/5/2024).
Dia mengatakan, konservasi ini dilakukan dengan pembersihan secara mekanis. Baik kering maupun basah. Adapun pembersihan kering menggunakan sikat dan peralatan lain. Untuk pembersihan basah dilakukan dengan penyemprotan air bertekanan tinggi.
Selain itu, ada juga pembersihan secara kimiawi. Sebetulnya, pembersihan itu sudah berkali-kali dilaksanakan terhadap situs-situs candi lain. Sehingga tidak membahayakan. "Pembersihan ini dibutuhkan karena ada beberapa mikroorganisme yang tidak bisa dibersihkan secara mekanis," ungkapnya.
Candra menambahkan, BPK Wilayah X juga melakukan treatment terhadap Candi Asu. "Kami memberikan satu perlakuan agar pertumbuhan mikroorganisme di kemudian hari jadi terhambat," imbuh dia.
Dia menyebut, kegiatan konservasi ini dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 29 Mei hingga 4 Juni. Ada beberapa personel yang dilibatkan. Seperti konservator, teknisi pelestari cagar budaya, serta tenaga lokal yang diambil dari masyarakat.
Konservasi ini, lanjut dia, dilakukan ketika sudah ada kerusakan atau keterawatannya membutuhkan perhatian khusus. "Tergantung kondisi candi pada waktu itu. Nanti kita observasi dulu. Kalau sudah tidak baik (kondisinya), ya dibersihkan. Jadi, tidak tentu (berapa bulan sekali dibersihkan)," paparnya.
@kominfomagelang 👧🧒✨ 1.217 anak dari seluruh Kabupaten Magelang berkumpul dalam Puncak Hari Anak Nasional ke-42 dengan tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Bersama, Pemkab Magelang dan seluruh OPD berkolaborasi menghadirkan ruang yang aman, nyaman, sehat, dan ramah anak demi mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan daerah. 🇮🇩❤️ Karena masa depan Magelang dimulai dari anak-anak hari ini! 🌟 #HAN2026 #HariAnakNasional #KabupatenMagelang #Magelang #AnakIndonesia ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar