Wagub Taj Yasin Tinjau Pengungsian Banyurojo Mertoyudan

Dilihat 1173 kali
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin meninjau Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Banyurojo Mertoyudan

BERITAMAGELANG.ID - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengunjungi Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Banyurojo Mertoyudan, Jumat (29/1/2021). Tempat pengungsian tersebut menampung warga pengungsi dari Dusun Babadan 1 Desa Paten Kecamatan Dukun.


Taj Yasin menyerahkan langsung bantuan logistik kepada warga pengungsi berupa nasi kotak, beras dan gula. 


"Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap memback up logistik pengungsi," ucap Taj Yasin kepada awak media.


Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin juga berdialog dengan warga pengungsi dan memeriksa persediaan logistik serta melihat langsung proses pembuatan konsumsi pengungsi di dapur umum.


Dalam kunjungannya, Taj Yasin didampingi Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, serta pejabat tingkat Kecamatan Mertoyudan dan Pemdes Banyurojo.


"Terkait kepulangan pengungsi, sesuai arahan dari BPBD," terang Taj Yasin, yang juga meninjau TEA Desa Mertoyudan, lokasi warga pengungsi Dusun Babadan 2 Desa Paten.


Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto menambahkan, meskipun pengungsi pulang, logistik tetap terjaga.


"Bilamana sewaktu-waktu ada perubahan dan warga kembali ke tempat pengungsian, logistik tetap ada. Harapannya Merapi tetap aman," tutur Edy.


Sekretaris Desa Banyurojo, Agus Firmansah mengungkapkan saat ini di Gedung TEA Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, menampung pengungsi dari Desa Paten, yang terdiri dari Dusun Babadan 1 (265 Jiwa). Rencananya mereka akan kembali pulang ke Desa Paten pada Senin (1/2/2021).


"Untuk logistik pengungsian masih aman, dan sudah dirapatkan tadi malam terkait rencana kepulangan warga pengungsi.


Warga pengungsi yang pulang juga kami berikan beras, minyak, mie instan dan perlengkapan mandi, untuk dibawa ke desanya," papar Agus.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar