Kebakaran Pabrik Tahu, Kerugian Ditaksir Seratus Juta Rupiah

Dilihat 3507 kali
UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang yang menerima laporan mengenai terjadinya kebakaran pada sebuah pabrik tahu di lokasi tersebut langsung mengirimkan 4 unit mobil pemadam kebakaran dari kantor induk.

BERITAMAGELANG.ID - Si jago merah kembali beraksi, kali ini melahap sebuah pabrik tahu, milik Suradi (50), di Dusun Citran, Desa Paremono, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (11/03) sekitar pukul 21.00 WIB.


UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang yang menerima laporan mengenai terjadinya kebakaran pada sebuah pabrik tahu di lokasi tersebut langsung mengirimkan 4 unit mobil pemadam kebakaran dari kantor induk.


"Ditambah 1 unit kendaraan Pos WMK Muntilan untuk melakukan proses pemadaman," terang Kepala UPT Damkar Kabupaten Magelang, Heri Prawoto, saat dikonfirmasi, Senin (12/03).


Petugas Damkar dibantu warga setempat, anggota Polsek Mungkid, Koramil Mungkid, dan BPBD Kabupaten Magelang, akhirnya berhasil memadamkan titik api sekitar pukul 23.00 WIB.


"Untuk sementara, diduga titik api berasal dari bara api sisa produksi yang menjalar melewati minyak bekas penggorengan tahu," terang Heri.


Dari data yang telah dihimpun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sedangkan jumlah kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kawasan Candi Ngawen, Muntilan, Kabupaten Magelang, Minggu (31/05/2026), dipenuhi harmoni budaya dan spiritualitas. Sebanyak 25 balon udara berwarna-warni menghiasi langit. Festival ini tidak sekadar tontonan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya, spiritualitas, dan pariwisata. Festival ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, para duta besar, serta perwakilan Dirjen Bimas Buddha, menunjukkan daya tariknya yang semakin luas.

♬ original sound - kominfomagelang