Dinas Kesehatan Pastikan Ibu Hamil Terpapar Covid-19 Tertangani Maksimal

Dilihat 1978 kali
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti

BERITAMAGELANG.ID - Berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan secara masif, sebanyak 27 ibu hamil di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terpapar Covid-19. 


Tes usap masif itu dilakukan sejak 7 September hingga 21 Oktober 2020.


"Sasaran tes usap masif tersebut, yakni lansia, ibu hamil, komorbid, kontak erat, tenaga kesehatan, dan pelaku perjalanan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti pada Konferensi Pers di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jumat (23/10/2020).


Ditambahkan Retno, dimungkinkan ibu hamil ini terpapar Covid-19 dari interaksi keluarga maupun lingkungan tempat kerja sektor formal maupun non formal. Ibu hamil positif Covid-19 tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Magelang. 


Ia memastikan saat ini ibu hamil positif Covid-19 sudah ditangani. Penanganan dilakukan baik terhadap ibu maupun calon bayinya. Mereka ada yang sembuh, namun ada yang masih dalam proses penyembuhan.


"Kita upayakan yang bersangkutan bisa tetap aman kondisi kesehatannya secara umum maupun aman bagi calon bayinya," ungkapnya.


Dijelaskan Retno, di antara ibu hamil yang terpapar covid-19 tersebut juga masuk dalam klaster keluarga. Munculnya klaster keluarga ini biasanya terbawa dari salah satu anggota keluarga yang menularkan tiga sampai empat orang di lingkungannya. Klaster ini sebagian besar berawal dari pelaku perjalanan, mengingat mobilitas masyarakat Magelang relatif tinggi.


"Biasanya satu positif, jika imunitasnya yang lain menurun maka tertular,” tuturnya.


Sebagai upaya lain, Satgas Covid-19 Kabupaten Magelang masih terus menggelar tes usap masif. Selain itu masyarakat juga diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan selama beraktivitas.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🚧🇮🇩 TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 resmi dimulai di Desa Girikulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Selama 30 hari ke depan, TNI bersama Pemkab Magelang, Pemprov Jateng, dan masyarakat akan bergotong royong membangun jalan cor blok sepanjang 500 meter, talud senderan 70 meter, serta menggelar berbagai penyuluhan mulai dari bela negara, kesehatan, hingga bahaya narkoba. Program ini diharapkan mampu meningkatkan akses warga, mendorong perekonomian desa, sekaligus memperkuat semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. 💪 Bagaimana pendapatmu tentang program TMMD untuk pembangunan desa? Tulis di kolom komentar! 👇 #Magelang #TMMD #tniindonesia🇮🇩 ♬ original sound - kominfomagelang