Dinas Kesehatan Pastikan Ibu Hamil Terpapar Covid-19 Tertangani Maksimal

Dilihat 2039 kali
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti

BERITAMAGELANG.ID - Berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan secara masif, sebanyak 27 ibu hamil di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terpapar Covid-19. 


Tes usap masif itu dilakukan sejak 7 September hingga 21 Oktober 2020.


"Sasaran tes usap masif tersebut, yakni lansia, ibu hamil, komorbid, kontak erat, tenaga kesehatan, dan pelaku perjalanan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti pada Konferensi Pers di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jumat (23/10/2020).


Ditambahkan Retno, dimungkinkan ibu hamil ini terpapar Covid-19 dari interaksi keluarga maupun lingkungan tempat kerja sektor formal maupun non formal. Ibu hamil positif Covid-19 tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Magelang. 


Ia memastikan saat ini ibu hamil positif Covid-19 sudah ditangani. Penanganan dilakukan baik terhadap ibu maupun calon bayinya. Mereka ada yang sembuh, namun ada yang masih dalam proses penyembuhan.


"Kita upayakan yang bersangkutan bisa tetap aman kondisi kesehatannya secara umum maupun aman bagi calon bayinya," ungkapnya.


Dijelaskan Retno, di antara ibu hamil yang terpapar covid-19 tersebut juga masuk dalam klaster keluarga. Munculnya klaster keluarga ini biasanya terbawa dari salah satu anggota keluarga yang menularkan tiga sampai empat orang di lingkungannya. Klaster ini sebagian besar berawal dari pelaku perjalanan, mengingat mobilitas masyarakat Magelang relatif tinggi.


"Biasanya satu positif, jika imunitasnya yang lain menurun maka tertular,” tuturnya.


Sebagai upaya lain, Satgas Covid-19 Kabupaten Magelang masih terus menggelar tes usap masif. Selain itu masyarakat juga diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan selama beraktivitas.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang