Kabupaten Magelang Dapat Jatah 2.700 Vaksin Covid-19

Dilihat 9977 kali
Kasi Surveilan dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo
BERITAMAGELANG.ID - Kasi Surveilan dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo menjelaskan, hingga saat ini Indonesia masih mempersiapkan vaksin untuk Covid-19. Vaksin yang akan digunakan di Indonesia adalah merk Sinovac.

"Terkait vaksin untuk Covid-19, sampai saat ini proses kita masih dalam persiapan. Kalau di negara lain seperti Inggris dan USA sudah melakukan vaksinasi menggunakan vaksin Pfizer, sementara saat ini Indonesia lebih memilih vaksin Sinovac yang sebagian masih dalam uji coba dan akan diolah oleh Biofarma, dan pada saatnya nanti akan diberikan kepada sasaran prioritas (tenaga kesehatan) yang melayani langsung masyarakat di lapangan baik di rumah sakit dan puskesmas," jelas Dwi Susetyo saat Konferensi Pers Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang di Ruang Command Center SetKab Magelang, Jumat (18/12/2020).

Sampai dengan saat ini, lanjut Dwi Susetyo, jumlah vaksin yang akan diterima oleh Jawa Tengah sebanyak 100.000-120.000 ampul.

"Maka kalau dibagi dengan 37 Kabupaten/Kota maka Kabupaten Magelang kurang lebih mendapatkan 2.700 vaksin yang akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, karena dalam filosofi kebencanaan yang diprioritaskan adalah orang yang menolong supaya mereka bisa menolong yang lebih perlu ditolong," katanya.

Dwi Susetyo menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang mempersiapkan sistem informasi PCare (Primary Care) terkait pelayanan imunisasi.

"Tanggal 14 Desember 2020 diterbitkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang terkait fasilitas kesehatan tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Jadi nanti setiap orang yang akan meminta pelayanan vaksinasi harus mendaftar terlebih dahulu kemudian didata dan disiapkan, sehingga setiap pelayanan kesehatan mampu memberikan pelayanan optimal dan akuntabel," terangnya.

Terkait sistem PCare, rumah sakit yang disiapkan terlebih dahulu adalah rumah sakit negeri yang terdiri dari 29 Puskesmas ditambah RSUD Merah Putih dan RSUD Muntilan. 

"Saat ini baru rumah sakit itu dulu yang kita siapkan PCarenya karena Puskesmas itu sudah bekerjasama dengan BPJS dan fasilitas PCare ini dari BPJS. Otomatis bisa langsung menggunakan user dan accountya," pungkas Dwi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang