Kecamatan Borobudur Gencar Antisipasi Penularan Covid-19

Dilihat 3180 kali
Penyemprotan disinfektan oleh Forkopimcam Borobudur Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Mencegah penyebaran Covid-19, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Borobudur, Kabupaten Magelang gencar melakukan pencegahan melalui sosialisasi dan penyemprotan disinfektan.


"Penyemprotan dilakukan dari mulai kantor kecamatan, kantor desa, ruang publik, masjid, hingga lingkungan perumahan warga," kata Camat Borobudur, Joni Indarto, Kamis (9/4/2020).


Penyemprotan dilakukan oleh petugas unsur kecamatan, Koramil, Polsek, Puskesmas beserta relawan OPRB (Organisasi Pengurangan Resiko Bencana) Borobudur.


Adapun lokasi yang disemprot berupa fasilitas umum yang ada di wilayah Kecamatan Borobudur seperti kantor Polsek, Kecamatan, masjid, Balai ekonomi desa (Balkondes), pertokoan, dan perkampungan warga.


Selain penyemprotan, pihaknya juga rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat 20 desa dalam upaya mengantisipasi penyebaran wabah Corona virus.


"Keberadaan 20 desa itu merupakan penyangga citra pariwisata Candi Borobudur," ungkap Joni.


Disinfektan yang tersedia merupakan swadaya dari sejumlah unsur. Penyemprotan ini juga menjadi edukasi warga dalam menangani penyebaran wabah secara mandiri. 


"Kita juga melibatkan relawan tingkat desa agar mereka secara mandiri melakukan antisipasi," ujar ketua OPRB Borobudur Nur Fauzan.


Satgas penanganan dan pencegahan virus Corona atau Covid-19 tingkat Kecamatan Borobudur juga melakukan patroli jam malam di semua desa. Petugas melakukan patroli setiap malam untuk memberikan sosialisasi dan pencegahan kerumunan warga.


Di setiap desa kini juga terbentuk posko pengawasan yang melibatkan warga setempat.


"Kita patroli setiap malam. Minimal dua orang yang menjaga posko penyemportan disinfektan di setiap desa itu," papar Fauzan.


Tugas lain dari Satgas desa salah satunya mendata warga yang pulang dari luar daerah dan pendatang baru yang masuk ke desa mereka.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang