Kementerian Agama Kabupaten Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 di Ponpes Al Iman Muntilan

Dilihat 2303 kali
Kemenag gelar Vaksinasi Covid-19 di lingkungan Ponpes Al Iman Muntilan Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang memulai program vaksinasi Covid-19 massal di lingkungan pondok pesantren. Vaksinasi ini guna meningkatkan herd immunity di lembaga pendidikan berbasis asrama.


Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Kemenag Kabupaten Magelang, Agus Syafei mengatakan tahap awal vaksinasi akan dilakukan di Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan dan I'anatul Mujtahidin Tegalrejo.


Sebanyak 328 calon penerima vaksin di Ponpes Islam Al Iman Muntilan, terdiri dari tenaga pengajar dan pengasuh pondok. Sedangkan di Ponpes I'anatul Mujtahidin di Tegalrejo, jumlah penerima vaksin sebanyak 106 orang.


"Kami berharap seluruh pesantren bisa ditindaklanjuti setelah acara launching hari ini. Seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Magelang itu berjumlah 297 pondok pesantren," kata Agus Syafei di sela vaksinasi di Ponpes Al Iman, Selasa (2/9/2021).


Menurut Agus Syafei, sementara baru 2 pondok pesantren yang menerima alokasi vaksinasi massal melalui jalur Kementerian Agama.


"Kami hanya bisa berharap dari Dinas Kesehatan untuk bisa memperhatikan, bahkan syukur bisa memprioritaskan untuk pesantren ini," ujar Agus Syafei.


Pengasuh Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan, Kyai Muhammad Zuhaery MA menyambut baik program vaksinasi massal di lingkungan pesantren.


Kyai Muhammad Zuhaery MA mengatakan, selain staf pengajar dan pengasuh pondok, vaksinasi massal hari ini juga diikuti masyarakat yang tinggal di sekitar pondok.


"Kami pesantren itu tidak hidup sendiri, kami berharap juga agar di lingkungan pesantren mendapat perhatian atau atensi pemerintah. Kuota di pondok pesantren bisa ditambah, sehingga kita bisa mengcover apa yang menjadi kebutuhan masyarakat," ujar Kyai Muhammad Zuhaery.


Permohonan kuota vaksinasi di lingkungan pondok sudah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang melalui Puskesmas Muntilan 2.


"Ada masyarakat yang meminta. Berharap pada khusunya kami bisa mengikuti vaksin yang diadakan di Pondok Pesantren Al Iman," ujarnya.


Selama pandemi Covid-19, proses belajar di lingkungan pondok pesantren relatif tidak terganggu. Model pendidikan asrama meminimalisasi kontak dengan dunia luar, sehingga pendidikan bisa berjalan optimal.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang