Listrik Padam di Mungkid dan Borobudur, Ini Penjelasan PLN

Dilihat 7993 kali
Manajer PLN ULP Borobudur Muhammad Effendy saat ditemui BeritaMagelang.id di kantornya, Selasa (6/8)

BERITAMAGELANG.ID - PLN Unit layanan Borobudur Kabupaten Magelang melakukan kegiatan rutin perawatan dan perbaikan terhadap jaringan listrik pada Selasa (6/8).


Listrik di beberapa wilayah di dua kecamatan padam selama enam jam sejak pukul 10.00 WIB, wilayah tersebut meliputi beberapa desa di Kecamatan Mungkid dan Borobudur.


Manajer Unit Layanan Pelanggan Borobudur Muhammad Effendy saat di temui Berita Magelang menjelaskan bahwa melalui surat resmi tertanggal 2 Agustus 2019 akan ada perubahan kontruksi dan penebangan pohon di depan kantor Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang.


"Kemudian pekerjaan perbaikan kawat yang kendor di dekat jembatan Jonalan menuju arah Borobudur dan perbaikan kontruksi travo di jalan Balaputra Dewa, jadi yang kami padamkan mulai dari kantor ULP Borobudur di Mungkid menuju ke utara mengarah ke Candi Borobudur, Candirejo, Wanurejo, Sambeng sampai dengan Bigaran karena terkait pekerjaan yang sudah kami rencanakan sebelumnya," jelasnya.


Ketika ditanya apakah ada kaitanya dengan mati listrik yang sempat viral di Jabodetabek sebelumnya, Effendy menjelaskan, pemadaman ini tidak terkait sama sekali dengan insiden tersebut.


"Karena rencana kerja kami satu minggu sebelumnya dan surat yang kami kirim ke instansi-instansi terkait itu adalah (dikirim) tanggal 2 Agustus hari Jumat," jawabnya.


Effendy juga memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan gangguan listrik tersebut di karenakan ada perawatan rutin yang memang harus dipadamkan.


"Semoga dengan kami memadamkan ini kami bisa melaksanakan pekerjaan optimal sehingga bisa meningkatan layanan kepada masyarakat dan kami akan berpacu dengan waktu kami akan mengoptimalkan waktu agar sebelum jam 16.00 WIB nanti bisa dinyalakan kembali," harapnya.



Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang