BERITAMAGELANG.ID - Berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, 2 dan level 1 Corona Virus Disease 2019 di Jawa dan Bali tertanggal 10 Mei 2022, Kabupaten Magelang masih tetap di level 2. Di Jawa Tengah, hanya ada tiga kabupaten/kota yang berada di level 1. Mereka adalah Kota Semarang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Banyumas. Untuk lainnya, berada di PPKM Level 2.
Meski berada di level 2, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi Rabu (11/5/2022) tetap meminta semua pihak menegakkan protokol kesehatan dimana pun berada. "Jangan lalai dan anggap enteng. Pandemi belum selesai. Meski saat ini sudah dapat dikendalikan, namun disiplin prokes tetap harus ditegakkan. Tetap pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer dan jaga jarak," pintanya.
Disebutkan, kasus aktif pasien terkonfirmasi hingga saat ini, ada tiga orang. Namun mereka semua menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. "Dari data yang kami terim dari dinas kesehatan, kemarin ada tambahan satu pasien terkonfirmasi. Ia berasal dari Kecamatan Kajoran. Namun dari tiga kasus aktif ini, semua menjalani isolasi mandiri," sebutnya.
Sementara secara keseluruhan, kata Nanda, kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang hingga saat ini mencapai 28.316 kasus. "Dari 28.316 ini, terdiri dari tiga pasien dalam penyembuhan. Kemudian, 27.132 pasien sembuh dan 1181 meninggal. Untuk yang meninggal sendiri, secara kumulatif sebenarnya ada 1401 kasus. Namun 220 diantaranya suspek," sebutnya.
Sedang untuk vaksinasi, lanjutnya, kini telah mencapai 1.720.324 suntikan atau 83,57 persen dari target 1.029.210 sasaran. Untuk dosis pertama, telah mencapai 84,64 persen atau 871.100 suntikan. Dosis kedua, 766.749 suntikan atau 74,5 persen dan dosis ketiga, 82.475 suntikan atau 8,01 persen. "Meski sudah kasus aktif telah menurun drastis, namun bagi warga yang masih menginginkan vaksin, tetap dilayani. Mereka bisa datang langsung ke puskesmas atau layanan kesehatan diwilayah ini," pungkasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar