Paguyuban Kades Didorong Berlomba Bangun Desa

Dilihat 2933 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Zaenal Arifin didampingi Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Magelang, Bambang Hermanto menghadiri acara silaturahmi Paguyuban Kepala Desa Pusaka Manunggal se-Kecamatan Tempuran, Salaman dan Kajoran di Gedung Olahraga Balai Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Sabtu (3/6/2023). 


Zaenal Arifin mengatakan, dengan lahirnya Undang-Undang Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa, bisa menjadi starting point atau titik awal Pemerintah memberikan kewenangan yang luar biasa kepada desa. 


"Dengan adanya paguyuban ini, kita bersama bisa berlomba-lomba untuk membangun desa kita, serta membawa desa kita ke arah yang lebih baik dan mandiri," katanya.


Ia berharap, forum silaturahmi ini tidak hanya sekedar bertemu secara formal, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa menguatkan kearifan-kearifan yang ada untuk memaksimalkan kemajuan, tidak hanya ekonomi tetapi juga sosial.


Ketua Paguyuban Pusaka Manunggal, Sutejo menyampaikan Paguyuban Pusaka Manunggal ini dibentuk pada 28 Februari 2023 yang dihadiri 21 Kepala Desa dari Kecamatan Salaman, Tempuran dan Kajoran. 


"Pengurus ini dibentuk untuk menyatukan khususnya tiga kecamatan tersebut untuk menjaga silaturahmi dan keakraban antara Kecamatan Salaman, Tempuran, dan Kajoran," ungkap Sutejo.


Dalam kesempatan yang sama, Penasehat Pusaka Manunggal, Suparno sekaligus sebagai Kepala Desa Sido Agung Tempuran menyampaikan, Paguyuban Pusaka Manunggal ini dibentuk untuk meningkatkan silaturahmi serta komunikasi di antara Kepala Desa.


"Supaya nantinya dalam paguyuban ini akan menambah keakraban dan yang namanya paguyuban ya harus guyub, rukun dan gotong royong," ujarnya.


Ia berharap, dengan adanya Paguyuban Pusaka Manunggal ini bisa lebih meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan untuk saling mengisi dan saling mengingatkan agar Kepala Desa di tiga Kecamatan ini dapat menjalankan Pemerintahan dengan baik dan benar sesuai Undang-Undang.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang