Pasien Corona Meninggal Dimakamkan Sesuai Protokol

Dilihat 7074 kali
Foto ilustrasi: bing.com

BERITAMAGELANG.ID - Satu pasien positif covid-19 di Kabupaten Magelang, warga Kecamatan Dukun, berjenis kelamin laki-laki usia 17 tahun, meninggal di RSU Tidar, Minggu (14/6/2020). 


Hari ini juga ada satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjenis kelamin laki-laki, usia 51 tahun warga Kecamatan Mungkid yang meninggal di RST.


"Warga Dukun yang meninggal hari ini, diketahui memiliki riwayat kontak dengan kakaknya dari Semarang. Sedangkan satu PDP yang meninggal warga Mungkid, tidak diketahui bepergian atau kontak dengan siapa. Untuk saat ini, keduanya sudah dimakamkan sesuai standar covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. 


Dengan tambahan ini, jumlah warga meninggal menjadi 34 orang. Terdiri dari 30 PDP dan empat pasien positif.


Jumlah pasien terkonfirmasi positif tinggal 52 dari 53 orang sebelumnya. Sementara yang sudah dinyatakan sembuh, tetap 80 orang. 


PDP hari ini ada penambahan dua orang. Mereka berasal dari Kecamatan Mungkid dan Muntilan. Jumlah yang dirawat dan menjalani isolasi mandiri, saat ini ada 35 orang. Sedangkan jumlah PDP yang dinyatakan sembuh, tetap sebanyak 161 orang.


Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP), hari ini bertambah tiga baru.


“Tidak ada tambahan ODP yang lolos pantau. Namun dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika virus corona masih ada," tegasnya. 


Pihaknya meminta masyarakat tetap mematuhi himbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin, yakni menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama di lingkungan masing-masing. Baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah. 


“Selain itu juga, wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal 1 hingga 2 meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, olahraga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh," pesannya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang