Pemerintah Pantau Pelaksanaann Penanaman Modal melalui LKPM

Dilihat 1533 kali
Sambutan Kepala DPMPTSP Kabupaten Magelang dalam Kegiatan Bimbingan Teknis/Sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di Grand Artos Hotel & Convention, Selasa (2/7/24)

BERITAMAGELANG.ID-DPMPTSP Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis/sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di Grand Artos Hotel & Convention, Selasa (2/7/24). Kegiatan dibuka oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Magelang Umi Haniyati Chauliyanah. 

Dalam sambutanya, Umi Haniyati Chauliyanah menyampaikan bimbingan teknis ini merupakan salah satu wujud untuk pembangunan di Kabupaten Magelang dimana pembangunan sangat diperlukan oleh setiap daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya. "Pemerintah Kabupaten Magelang menyadari bahwa peran swasta melalui kegiatan investasi khususnya sektor Perindustrian sangat besar," kata Umi Haniyati Chauliyanah.

Kemudahan yang telah diberikan melalui mekanisme penyederhanaan perizinan berusaha saat ini tentu harus diikuti kepatuhan para pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya. Salah satu instrument yang digunakan oleh Pemerintah untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan penanaman modal di suatu daerah adalah melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Sementara itu Rutty Yosika, Narasumber dari DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda menyampaikan  terkait Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan benefitnya karena Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) ini sangat penting untuk memantau eksistensi suatu Perusahaan. Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bagi pelaku usaha bermanfaat sebagai sarana untuk menyampaikan laporan realisasi investasi dan sebagai sarana komunikasi antara Pemerintah dengan pelaku usaha. 

"Manfaatnya untuk pemerintah adalah sebagai salah satu alat pengendalian, sebagai sumber informasi bagi penetapan kebijakan dan penghitungan pertumbuhan realisasi investasi di suatu daerah," jelas Rutty dalam paparannya.

Pelaku usaha di Kabupaten Magelang sangat bervariasi sektor usahanya karena letaknya yang strategis. Sehingga muncul banyak peluang pengembangan seperti peningkatan wisata, kolaborasi dan kemitraan, adopsi teknologi serta penerapan teknologi baru untuk meningkatkan produktivitas seperti penjelasan Rida Purwanto, Kepala Bidang Bidang 4 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Magelang.

Selain itu, materi pentingnya informasi program BPJS Ketenagakerjaan juga disampaikan pada kegiatan bimtek ini oleh Account Representative Khusus BPJS Ketenagakerjaan Magelang, Widyan Bayu Setiyono.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang