Pemkab Magelang Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

Dilihat 3327 kali
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi

BERITAMAGELANG.ID - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, terus berupaya menekan laju pasien terkonfirmasi. Di sisi lain juga menekan angka kematian serta meningkatkan jumlah kesembuhannya. Selain dengan program swab masif, juga menambah ruang isolasi terpadu di sejumlah lokasi.


"Kami sudah menyiapkan beberapa lokasi untuk tempat isolasi mandiri terpadu," demikian dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Minggu (13/12/2020). 


Ada beberapa lokasi yang telah disiapkan. Meliputi menambah jumlah tempat tidur di Rumah Sakit Merah Putih. Dari sebelumnya hanya ada 33 kini menjadi 67 tempat tidur. Selain menambah jumlah tempat tidur, pihaknya juga menambah jumlah tenaga kesehatannya. Selain itu, juga akan mengoptimalkan Puskesmas Pembantu (Pustu) Salam di Desa Gulon. 


“Di tempat ini (Pustu Salam), ada 13 tempat tidur yang akan dioptimalkan," ujarnya.


Pihaknya juga menyiapkan 10 kamar di Laboratorium Kebencanaan milik Universitas Diponegoro di Desa Gulon. Kemudian sebuah hotel di Muntilan, yang memiliki 20 kamar. Selain itu juga memaksimalkan 60 kamar di Bapelkes di Salaman serta SKB juga di Salaman. 


“Khusus di SKB Salaman, saat ini masih dalam pengkajian. Hal itu tak lepas dari banyaknya perbaikan dan yang harus lengkapi," jelasnya.


Tempat isolasi terpadu itu nantinya, harus memenuhi beberapa persyaratan. Tujuannya agar para penghuninya merasa nyaman. 


“Ini yang harus dipenuhi. Kalau penghuninya nyaman, tentu akan menyelesaikan waktu isolasinya dengan tepat. Prinsipnya, agar pasien atau warga yang menjalani isolasi itu tidak keluar sebelum waktu yang ditentukan selesai," ungkapnya.


Sementara pasien atau warga yang bisa menempati tempat isolasi terpadu itu, diantaranya karena tidak memiliki tempat yang layak untuk isolasi. Kemudian, direkomendasikan oleh warga atau lingkungan tempat tinggalnya. 


“Yang jelas, tentu mereka yang OTG atau orang tidak bergejala dan hanya memilili gejala ringan," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang