Pengajian Akbar Sumpah Pemuda

Dilihat 3106 kali
Pengajian akbar peringatan Hari Sumpah Pemuda 2018 warga Dusun Bendo, Desa Donorojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (27/10).

BERITAMAGELANG.ID - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, generasi muda Dusun Bendo Desa Donorojo Mertoyudan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menggelar prosesi sederhana yakni dengan menggelar pengajian akbar bertajuk Semangat Cinta Tanah Air, Jumat (26/10) malam.

Pengajian akbar di halaman Masjid Darojad yang dihadiri ratusan jamaah tersebut sekaligus memperingati HUT persatuan pemuda-pemudi Dusun Bendo. 

"Dengan pengajian oleh KH. Usman Ali, kami ingin menyatukan rasa nasionalisme dan religius sebagai landasan langkah pemuda untuk membangun desa," kata Ketua Pemuda Dusun Bendo, Dwi Anis Setiyadi.

Sebelum pengajian, jelas Dwi, jamaah yang hadir bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan pembacaan Sumpah Pemuda.

Dalam tausyiahnya, KH.Usman Ali yang merupakan pengasuh sebuah pesantren di Magelang menyinggung soal keterlibatan pemuda dalam membangun desa. 

"Cara penyampaian yang lucu, lugas dan mudah dipahami, menjadi semangat baru buat para pemuda dan pemudi Dusun Bendo untuk bersatu membangun desa," tutur Dwi.

Ia berharap, saat ini pemuda lebih bisa mengutamakan nalar dan fikiran dalam menyikapi kemajuan teknologi. Terlebih, memasuki tahun politik untuk tidak mudah terprovokasi berita hoax yang belum jelas sumbernya. 

"Dalam pengajian juga disampaikan, bahwa para pemuda dituntut memiliki kedewasaan berfikir, mampu menciptakan dan memberi contoh kepada masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan damai," jelasnya.

Sebagai ungkapan rasa bersyukur kepada Tuhan, secara simbolis dilakukan pemotongan tumpeng oleh sesepuh desa, diiringi pentas lagu kasidah grup rebana remaja setempat.

Meski sederhana, peringatan Sumpah Pemuda warga Dusun Bendo ini menjadi salah satu peran generasi millenial dalam membentuk rasa cinta tanah air, juga mendorong pembangunan positif, baik di daerah maupun negara.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang