BERITAMAGELANG.ID - Harga komoditas kentang dari petani lereng Gunung Andong dan Merbabu Kabupaten Magelang mengalami kenaikan.
Hal itu akibat cuaca ekstrem yang masih terjadi.
Berdasar pantauan di Pasar Agrobisnis Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang, harga kentang saat ini paling tinggi di antara komoditas lain yakni Rp15.000/kg.
"Harga itu naik, sebelumnya kentang Rp10.000 dan wortel hanya kisaran Rp5.000 kini per kilogramnya Rp10.000,â kata pedagang kentang di Pasar Sayur Ngablak, Istamah.
Menurut Istamah, kenaikan harga kentang sudah terjadi beberapa pekan terakhir. Kenaikan itu bukan karena faktor pasokan melainkan berkurangnya minat pembelian. Selain itu berkurangnya pasokan kentang dari petani luar daerah akibat gagal panen di tengah tingginya curah hujan.
Istamah menambahkan, kentang lokal dari petani Kabupaten Magelang terkenal akan kualitasnya, tidak mudah busuk paska dipanen.
Sebagai pengepul, setiap hari Istamah memasok kentang ke Bandung, Jakarta, Yogyakarta dan banyak kota lainnya. Kentang itu dibeli dari petani di wilayah Kecamatan Pakis, Ngablak dan sebagian Kaliangkrik Kabupaten Magelang
"Sekarang kentang dari Pakis, Ngablak dan Kaliangkrik banyak. Dari Wonosobo lagi kurang," kata Istamah.
Sementara berdasarkan data tabulasi luas tanaman kentang Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Magelang pada 2023 luas tanaman mencapai 580 ha. Sedangkan 2024 cenderung turun di kisaran 428 hektar.
Sedangkan produktifitas tanaman kentang terluas berada di Kecamatan Kajoran, Windusari, dan Pakis.
"Lahan pertanian kentang tersebar di Kecamatan Windusari, Kaliangkrik, Ngablak, Sawangan, dan Pakis," kata Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distanpan Kabupaten Magelang, Ifan, Kamis (23/1/2025).
Selain kondisi tanah yang subur, wilayah tersebut juga memiliki suhu sejuk sehingga mendukung produktifitas kentang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar