Proyek Pembangunan Kawasan DPSP Borobudur Magelang Dinyatakan Keren

Dilihat 2014 kali
Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu bersama seluruh stake holder saat meninjau di sejumlah Proyek Strategis di Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID- Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu bersama seluruh stakeholder baik di Kementerian Pusat maupun para pejabat di Provinsi Jawa Tengah serta Pemerintah Kabupaten Magelang melakukan peninjauan di beberapa proyek strategis pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Kabupaten Magelang.

Peninjauan proyek strategis di Kabupaten Magelang pada Selasa (3/9) sore ini dimulai dari pengecekan zona hijau di komplek Taman Wisata Candi Borobudur, dilanjutkan ke Lapangan Borobudur, kemudian ke Museum dan Kampung Seni Borobudur, setelah itu dilanjutkan dengan meninjau proyek Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Regional di Pasuruhan, Mertoyudan dan diakhiri dengan meninjau Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Magelang.

Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Odo RM Manuhutu mengatakan, apa yang dibangun selama ini sudah sesuai dengan ekspetasi yang diharapkan. Ia menyampaikan, peninjauan ini merupakan pengecekan dari seluruh proyek strategis di Kabupaten Magelang. 

"Dari hasil peninjauan, semuanya keren," ungkapnya.

Apalagi semuanya merupakan produk dalam negeri. Dan semuanya sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk peresmian masih sesuai rencana di bulan September ini. 

"Tapi kita masih menunggu informasi dari pihak Istana terkait jadwal Bapak Presiden RI," terangnya. 

Sementara itu, Ema Rachmawati, Asisten 1 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) menyampaikan, untuk proyek pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Magelang sudah selesai semuanya. Nantinya MAJT ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di Magelang serta bisa menjadi destinasi wisata religi.

"Alhamdulillah untuk pembangunan sudah selesai semua. Tinggal pembersihan saja, dan melengkapi sarana prasarana pendukung lainnya," ujarnya.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang